Minggu, 9 Agustus 2026

Neraca Perdagangan Surplus, Nilai Ekspor Sulteng Terbesar di Sulampua

PALU EKSPRES, PALU– Ekonomi Sulteng menempati peringkat ketiga di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) dari sisi size ekonomi, setelah Sulawesi Selatan dan Papua. Nilai PDRB Sulteng yang terus meningkat menjadi indikasinya.
“Tentunya hal ini tidak terlepas dari kinerja ekspor yang sangat baik,” kata Kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miyono dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Rabu 19 Desember 2018 di hotel Santika Palu.

Nilai ekspor Sulteng saat ini sebut Miyono merupakan nilai terbesar di Sulampua. Pada periode Januari sampai Oktober 2018 total ekspor Sulteng mencapai USD 4.116.30juta atau 30persen dari total ekspor Sulampua.

Tingginya ekspor Sulteng saat ini terutama ditopang oleh komoditas olahan nikel dan gas.
“Pangsanya mencapai 96.71 persen,” jelas Miyono.

Disisi lain kata dia, impor hanya sebesar USD 1.906.16 juta. Sehingga neraca perdagangan luar negeri Sulteng tercatat surplus sebesar USD 2.207,14 juta.
Terkait dengan ekspor, Miyono menyatakan masih ada tantangan yang perlu dibenahi bersama agar kedepannya ekspor Sulteng semakin terdiversifikasi dan tidak hanya mengandalkan pada dua komoditas tersebut.

Miyono menjelaskan, stabilitas keuangan di Sulteng secara umum masih terjaga baik. Dari sisi keuangan korporasi, potensi sumber kerentanan terpantau aman. Indikasinya terlihat dari perkembangan harga komoditas andalan Sulteng di pasar global yaitu nikel dan gas dan kondisi negara mitra dagang cukup stabil.
“Dengan demikian kinerja ekspor kedepan diperkirakan tetap positif,” paparnya.

Meski begitu kata dia ada hal yang perlu diwaspadai. Yaitu kecenderungan menurunnya harga komoditas di sektor pertanian seperti kelapa sawit dan kakao. Begitupun sektor rumah tangga, kondisinya terpantau sedikit mengalami pelemahan seiring terjadinya bencana.
“Tercermin dari survei BI dimana indeks keyakinan konsumen Sulteng diindakiskan menurun,” urainya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital