Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Rusak akibat Gempa, Gedung Baru Untad Diharapkan Tuntas 2019

Rektor Untad Basir Ciyo

PALU EKSPRES, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio mengungkapkan, pihaknya berharap proses recovery dan rekonstruksi gedung di Untad dapat tuntas pada tahun 2019 mendatang. Sebagaimana diketahui, akibat bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu, sejumlah gedung di Untad mengalami kerusakan mulai dari rusak berat, sedang dan ringan.

“Di tahun 2019 atau maksimal lah dua tahun ke depan Untad recovery dan rekonstruksi, kampus ini bisa menggunakan gedung baru,” kata Prof. Basir, di Untad, Jumat 28 Desember 2018.

Ia menyebutkan terkait proses recovery dan rekonstruksi tersebut, tidak lagi di bawah kendali Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), melainkan ditangani langsung oleh Satgas Nasional karena terkait dengan dampak bencana alam.

“Jadi ditangani oleh Satgas Nasional yang perpanjangan tangannya di sini itu satker PUPR Provinsi, tapi yang mengerjakan semuanya adalah BUMN,” ujarnya.

Terkait hal ini diungkapkan Rektor, beberapa waktu lalu pihak PUPR telah menunjuk dua BUMN yang akan melaksanakan, yakni PT Yodya Karya selaku konsultan teknis, dan PT Hutama Karya selaku kontraktor. Rektor mengharapkan dukungan dan doa dari semua pihak, agar proses tersebut berjalan dengan lancar dan baik.

“Kita berharap doa dari semua, terutama untuk para mahasiswa agar bisa menikmati ruang kuliah,” tandasnya.

Akibat bencana alam gempa bumi yang melanda Kota Palu dan sekitarnya pada 28 September 2018 lalu, beberapa infrastruktur di Untad mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya mengalami rusak berat, seperti gedung Dekanat FISIP yang roboh serta salah satu gedung perkuliahan dan laboratorium Fakultas Kehutanan. Sedangkan beberapa lainnya mengalami rusak sedang, seperti gedung Auditorium Utama.

Akibat kerusakan tersebut, beberapa pelayanan akademik serta pelayanan umum lainnya sempat dilakukan di ruang atau tenda darurat. Bahkan, selama beberapa waktu Rektor bersama jajarannya berkantor di gedung Pascasarjana Untad, sebelum kembali berkantor di gedung Rektorat. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital