Minggu, 9 Agustus 2026

Bencana Pasigala Pemicu Inflasi Tertinggi di Palu

Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi, G. A. Nasser pada press rilis BPS Sulteng, Rabu (2/1/2019) di kantor BPS Sulteng. Foto: Abidin/PE

PALU EKSPRES, PALU- Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang melanda tiga daerah di Sulteng, bukan hanya meluluhlantakkan infrastruktur di Kota Palu, Donggala dan Sigi (pasigala) pada 28 September 2018 silam, namun juga memicu kenaikan inflasi Sulteng yang melambung tinggi di akhir tahun 2018.

Dalam catatan BPS Sulteng, kenaikan inflasi Sulteng secara komulatif di akhir tahun 2018 adalah 6,64 persen.

Kepala BPS Sulteng Ir Faisal Anwar menjelaskan, inflasi komulatif Sulteng yang mencapai 6,64 persen itu, merupakan angka tertinggi tiga tahun terakhir ini.

“Memang 6,64 persen merupakan kenaikan inflasi komulatif Sulteng tertinggi tiga tahun terakhir. Booming pada bulan oktober pasca gempa,” kata Faisal Anwar pada press rilis BPS Sulteng, Selasa (2/1/2019) di kantor BPS Sulteng.

Namun di satu sisi, Faisal Anwar mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulteng, khususnya Tim TPID yang berhasil menekan laju kenaikan angka inflasi di akhir tahun, yakni hanya mencapai 1,10 persen. Menurutnya, laju inflasi pada bulan Desember pada setiap tahun, biasanya sangat tinggi. Namun pada tahun ini, laju inflasi di bulan Desember 2018 hanya tercatat 1,10 persen.

“Saya apresiasi kinerja pemerintah karena bulan desember paling kecil untuk tiga tahun terakhir, yakni hanya mencapai 1,10 persen. Padahal pada bulan Desember biasanya jadi momok,” ujar Faisal.

Dan pengungkit inflasi lanjutnya, lagi lagi adalah tarif tiket pesawat. (fit/palu ekspres)

Komoditas Utama yang Memiliki Andil Terhadap Inflasi

Angkutan udara 0,32 persen
Ikan ekor kuning 0,22 persen
Ikan Cakalang 0,10 persen
Telur Ayam Ras 0,07 persen
Seng 0,06 persen
Besi beton 0,05 persen

Sumber BPS Sulteng

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital