Kamis, 20 Agustus 2026
Seleb  

Jadi Queen of K-pop, 2018 Tahun Terbaik Bagi TWICE

PALU EKSPRES – Tak ada yang bisa membantah jika tahun 2018 menjadi tahun yang sukses bagi girlgrup asuhan JYP Entertainment, TWICE. Julukan Queen of K-pop pun tak salah jika disematkan kepada grup beranggotakan 9 orang ini.

Kesuksesan TWICE seolah terus beruntun sejak lagu andalannya Cheer Up tahun 2016 lalu sukses dan menjadi viral. Meskipun banyak saingan yang muncul, termasuk girlgrup dari agensi besar lain seperti SM dan YG menjadi pesaing ketat mereka, akan tetapi saat ini mereka telah berhasil memecahkan rekor yang dibuat sendiri.

Seperti dilansir dari Koreaboo, TWICE berhasil mendominasi semua slot di situs streaming musik Hanteo di minggu pertama penjualan album dari semua girlgrup. Pencapaian itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti hingga ke depannya nanti.

Tahun 2018 menjadi tahun yang sangat baik bagi grup yang beanggotakan Jihyo, Jeongyeon, Mina, Sana, Momo, Nayeon, Chaeyoung, Dahyun, dan Tzuyu ini. Mereka berhasil konsisten menjual album yang jumlahnya hampir sama dengan yang didapat oleh boygrup. Secara konsisten pula TWICE terus meraih kesuksesannya baik di dalam pencinta K-pop maupun di luar itu.

Sejumlah penghargaan mereka raih di berbagai ajang penghargaan musik. Diantaranya adalah di ajang Mnet Asia Music Awards (MAMA) 2018, mereka berhasil meraih penghargaan untuk kategori Song of the Year 2018. TWICE juga berhasil membawa pulang tiga penghargaan untuk kategori Best Female Group, Best Global Performance, dan Best Selling Artist of the Year di MBC Plus x Genie Music Awards (MGA) 2018, termasuk kategori Top 10 Artist Awards di Melon Music Awards 2018.

Penghargaan-penghargaan yang diraihnya itu tak terlepas dari dirilisnya sejumlah album sepanjang tahun itu seperti What is Love?, Summer Night (repackage What is Love?), BDZ (Jepang), Yes or Yes, dan The Year of Yes (YOY Repackage). Dari hasil penjualan album-album tersebut, banyak yang melihat bahwa retensi grup itu selama dua tahun terakhir telah menjadi hal yang sangat langka bagi grup veteran, terutama girlgrup.

TWICE berhasil menjual album sebanyak 427.854 copy di penjualan Gaon dengan album Twicecoaster: Lane 1 pada 2016, bandingkan dengan penjualan Summer Night (repackage What is Love?) tahun 2018 lalu yang berhasil terjual 314.475 copy. Tentu saja penjualan album repackage ini tidak hanya hampir sama dengan hasil penjualan album asli What is Love (343.909 copy), tetapi juga menjadi penjualan terbaik mereka.

Album Jepang mereka, BDZ juga sukses terjual sebanyak 277.346 copy. Di-seantero Jepang sepanjang 2018 lalu, hanya TWICE satu-satunya grup yang lagunya diputar dimana-mana.

Satu hal yang belum dicoba TWICE adalah masuk ke pasar Amerika Serikat. Kendati demikian, JYP Entertainment dikabarkan akan memulai hal tersebut untuk TWICE di akhir tahun ini dengan tur konser terlebih dahulu. Hal ini juga menjadi satu yang ditunggu-tunggu para penggemar agar JYP memasarkan TWICE ke pasar Amerika dengan lagu berbahasa Inggris seperti halnya Wonder Girls dulu untuk merangkul pencinta K-pop di Negeri Paman Sam.

(dmp/JPC)

 

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern