Rabu, 9 September 2026
Seleb  

Jadi Queen of K-pop, 2018 Tahun Terbaik Bagi TWICE

PALU EKSPRES – Tak ada yang bisa membantah jika tahun 2018 menjadi tahun yang sukses bagi girlgrup asuhan JYP Entertainment, TWICE. Julukan Queen of K-pop pun tak salah jika disematkan kepada grup beranggotakan 9 orang ini.

Kesuksesan TWICE seolah terus beruntun sejak lagu andalannya Cheer Up tahun 2016 lalu sukses dan menjadi viral. Meskipun banyak saingan yang muncul, termasuk girlgrup dari agensi besar lain seperti SM dan YG menjadi pesaing ketat mereka, akan tetapi saat ini mereka telah berhasil memecahkan rekor yang dibuat sendiri.

Seperti dilansir dari Koreaboo, TWICE berhasil mendominasi semua slot di situs streaming musik Hanteo di minggu pertama penjualan album dari semua girlgrup. Pencapaian itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti hingga ke depannya nanti.

Tahun 2018 menjadi tahun yang sangat baik bagi grup yang beanggotakan Jihyo, Jeongyeon, Mina, Sana, Momo, Nayeon, Chaeyoung, Dahyun, dan Tzuyu ini. Mereka berhasil konsisten menjual album yang jumlahnya hampir sama dengan yang didapat oleh boygrup. Secara konsisten pula TWICE terus meraih kesuksesannya baik di dalam pencinta K-pop maupun di luar itu.

Sejumlah penghargaan mereka raih di berbagai ajang penghargaan musik. Diantaranya adalah di ajang Mnet Asia Music Awards (MAMA) 2018, mereka berhasil meraih penghargaan untuk kategori Song of the Year 2018. TWICE juga berhasil membawa pulang tiga penghargaan untuk kategori Best Female Group, Best Global Performance, dan Best Selling Artist of the Year di MBC Plus x Genie Music Awards (MGA) 2018, termasuk kategori Top 10 Artist Awards di Melon Music Awards 2018.

Penghargaan-penghargaan yang diraihnya itu tak terlepas dari dirilisnya sejumlah album sepanjang tahun itu seperti What is Love?, Summer Night (repackage What is Love?), BDZ (Jepang), Yes or Yes, dan The Year of Yes (YOY Repackage). Dari hasil penjualan album-album tersebut, banyak yang melihat bahwa retensi grup itu selama dua tahun terakhir telah menjadi hal yang sangat langka bagi grup veteran, terutama girlgrup.

TWICE berhasil menjual album sebanyak 427.854 copy di penjualan Gaon dengan album Twicecoaster: Lane 1 pada 2016, bandingkan dengan penjualan Summer Night (repackage What is Love?) tahun 2018 lalu yang berhasil terjual 314.475 copy. Tentu saja penjualan album repackage ini tidak hanya hampir sama dengan hasil penjualan album asli What is Love (343.909 copy), tetapi juga menjadi penjualan terbaik mereka.

Album Jepang mereka, BDZ juga sukses terjual sebanyak 277.346 copy. Di-seantero Jepang sepanjang 2018 lalu, hanya TWICE satu-satunya grup yang lagunya diputar dimana-mana.

Satu hal yang belum dicoba TWICE adalah masuk ke pasar Amerika Serikat. Kendati demikian, JYP Entertainment dikabarkan akan memulai hal tersebut untuk TWICE di akhir tahun ini dengan tur konser terlebih dahulu. Hal ini juga menjadi satu yang ditunggu-tunggu para penggemar agar JYP memasarkan TWICE ke pasar Amerika dengan lagu berbahasa Inggris seperti halnya Wonder Girls dulu untuk merangkul pencinta K-pop di Negeri Paman Sam.

(dmp/JPC)

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam