Minggu, 9 Agustus 2026

Usai Bertemu Menhub, INACA Sepakat Turunkan Tarif Hingga 60 Persen

PALU EKSPRES, JAKARTA– Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) mengatakan, para maskapai penerbangan sepakat untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik. Keputusan ini didapat usai bertemu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di rumah dinasnya, Widya Chandra, Jakarta Pusat.

“Kami dari Inaca sudah berkumpul dari Minggu lalu mendengar keprihatinan tingginya harga tiket nasional dan mendapatkan komitmen positif stakeholder. Jumat lalu, kami sudah turunkan harga domestik,” kata Ketua INACA Ari Ashkara di restoran Batik Kuring SCBD Jakarta, Ahad (13/1/2019).

Ari memaparkan, penurunan harga tiket pesawat bervariatif mulai dari 20 persen hingga 60 persen pada masing-masing maskapai. Sementara, alokasi kursi masing-masing maskapai sebesar 10 hingga 30 persen.

“Yang pasti di atas 20 persen sampai 60 persen. Absolutnya sudah kita tentukan,” tuturnya.

Meskipun tarif telah diturunkan, maskapai tetap memperhatikan keamanan dan pelayanan penumpang. Ari menegaskan penetapan tarif ini tidak melanggar regulasi yang telah ditentukan.

“Kita enggak ada yang melanggar regulasi. Walaupun adanya penurunan harga tiket domestik tapi tetap jaga keamanan dan pelayanan. Airlines Full Service Carier dan Low Cost Carier terus meningkatkan standar safety internasional yang dibutuhkan regulator,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal INACA Tengku Burhanuddin mengatakan, penurunan harga tiket tak lepas dari komitmen positif para stakeholder PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero).

“Untuk rute Jakarta-Bali dengan Batik Air akan turun dari Rp 2,9 juta menjadi Rp 1,9 juta. Semua turun pada umumnya dan agak lumayanlah,” kata Tengku.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan tarif internasional, harga tiket penerbangan domestik lebih murah. Tengku menambahkan, maskapai sangat peduli dengan harga tiket yang dinilai mahal tersebut.

“Sekarang masyarakat bisa menikmati kembali harga yang dianggap tadinya mahal,” pungkasnya.

(rom/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital