Kamis, 20 Agustus 2026
Palu  

AJI Indo – CFI Bantu Jurnalis Terdampak Gempa di Palu

PALU EKSPRES, PALU– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyalurkan bantuan peralatan kerja bagi jurnalis yang menjadi korban bencana di Kota Palu. Bantuan itu merupakan kerja sama AJI Indonesia dan Corporate Finance Institut (CFI) Media Defelopment Francis sebagai upaya recovery bencana.

Bantuan itu diberikan kepada sejumlah wartawan media cetak dan online yang kebetulan menjadi anggota AJI Palu. Bantuan berupa 13 unit laptop, lima unit kamera dan enam unit handphone tersebut diserahkan langsung Pengurus AJI Indonesia, Mustakim didampingi Ketua AJI Palu, M Iqbal, Ahad 13 Januari 2019 di Sekretariat AJI Palu.

Ketua AJI Palu, M Iqbal menyatakan selain sebagai program recovery, bantuan itu diharapkan dapat menunjang kerja kerja jurnalis di lapangan. Penerima bantuan menurutnya terpilih setelah melalui proses asessmen yang cukup panjang.

“Assessment untuk menentukan penerima ini kita lakukan kurang lebih sebulan lamanya,”kata Iqbal.

Namun demikian, kata Iqbal, penerima bantuan nantinya diminta berkontribusi dalam bentuk karya tulisan menyangkut proses penanganan bencana di Sulteng yang tengah berjalan.

“Karena menulis adalah keahlian kita bersama. Ini kewajiban penerima bantuan yang akan diikat dalam kontrak,”jelasnya.

Sementara itu, Mustakim dalam arahannya menyebut, AJI Indonesia pada dasarnya tetap akan mensupport AJI Palu paska terjadinya bencana. Salahsatu support itu dilaksanakan dengan memberikan bantuan peralatan kerja Jurnalis.

“Distribusi bantuan ini merupakan support secara kelembagaan,”sebutnya.

Jauh sebelumnya, AJI Indonesia kata dia juga telah memberi dukungan dengan membuka redaksi Kabar Sulteng Bangkit. Tujuannya untuk mengakomodir para jurnalis yang belum dapat bekerja lantaran medianya belum beroperasional paska bencana

“Perhatian AJI Indonesia bahkan kita berikan sehari paska bencana. Sebenarnya kita pingin bantu lebih banyak, tapi anggarannya terbatas,”katanya.

Bantuan peralatan kerja itu menurut dia, diharap bisa membangkitkan semangat jurnalis Palu dalam bekerja. Khususnya dalam mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal penanganan bencana. Utamanya memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi nanti.

Apalagi sejauh ini, forsi berita terkait kebencanaan dan penanganan mulai berkurang ketimbang berita dengan isu yang sifatnya lebih umum. Bahkan cenderung lebih memperkuat forsi pemerintah.  Padahal kata dia masih banyak informasi yang perlu dikembangkan. Utamanya dari persepsi korban bencana.

“Bantuan itu lebih kepada penguatan pengawasan proses rehabilitasi dan rekonstruksi,”jelasnya

Mustaqim menjelaskan, pengawasan proses rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana teramat penting dilakukan. Dan sepanjang yang ia ketahui pengawasan itu masih minim dilakukan.

Jauh lebih penting ujar dia jurnalis tetap bekerja dan mengawasi segala kebijakan terkait penanganan bencana.  Minimnya pengawasan, sering kali menyebabkan penyelewengan anggaran. Serta distribusi bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Ibaratnya kita memberi kail bukan ikan. Sehingga kawan-kawan bekerja dengan baik. Agar Palu dan masyarakatnya  bisa bangkit bersama. Pemerintah pun juga dapat bekerja dalam pemulihan,”jelasnya.

Terkait karya yang diwajibkan pada penerima, menurut Mustaqim hal itu sebenarnya untuk  membuktikan komitmen jurnalis dalam mengoptimalkan peralatan tersebut.

“Semoga bermanfaat bagi jurnalis dan masyarakat secara umum. Tapi ingat, jangan dijual,”demikian Mustaqim.
CFI adalah lembaga yang bergerak di bidang pembangunan media berupaya mendorong organisasi media di negara berkembang untuk memainkan peran yang lebih besar dalam isu-isu terkait pembangunan, dengan memperkuat ikatan kepercayaan antara jurnalis dan masyarakat sipil.
Pengembangan produksi yang inovatif, baik di tingkat nasional maupun lokal, membantu orang untuk memahami dan menghargai bagaimana mereka masing-masing dapat berkontribusi, dengan cara mereka sendiri, terhadap gerakan global.

(mdi/palu ekspres)

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern