Sabtu, 8 Agustus 2026

Lima Kecamatan di Sigi Belum Nikmati Listrik

 

HUT Proklamasi ke 70 Tahun
SIGI, PE – Sejak proklamasi digemakan 70 tahun silam, hingga saat ini lima Kecamatan di Kabupaten Sigi belum menikmati listrik.
Wakil Bupati Sigi Livingstone Sango mengatakan, lima kecamatan yang belum mendapatkan listrik negara yakni Kecamatan Pipikoro, Kecamatan Kulawi Selatan, Kecamatan Marawola Barat, Kecamatan Lindu dan sebagian Kecamatan Kulawi. Semua wilayah tersebut sampai saat ini belum disentuh oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Jika pun ada penerangan, Livingstone mengaku bahwa itu adalah upaya masyarakat menyediakan mesin ganset ataupun bantuan pemerintah pembangkit listrik tenaga surya dibeberapa rumah penduduk.
“Menyalanya hanya malam saja, kalau untuk genset itu masyarakatnya bersama – sama membeli bahan bakarnya, kami pemerintah dengan keterbatasan anggaran berupaya bagaimana wilayah – wilayah ini bisa mendapat penerangan listrik dari PLN, ” kata Livingstone usai melaksanakan upacara hari Proklamasi di Kantor Bupati Sigi, Senin 17 Agustus.
Menurut mantan Camat Kulawi Selatan ini, Pemda Sigi sudah mengirimkan usulan bantuan penyediaan pembangkit listrik tenaga surya ke Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Dengan minimnya anggaran Pemda, maka pihaknya mengharapkan usulan tersebut dapat direalisasi secepatnya oleh Kementerian tersebut.
“Kami sudah kirim usulannya tahun ini, tinggal menunggu saja pak, ” tambahnya.
Tahun 1998 kata Livingstone, Kabupaten Sigi seharusnya sudah terbebas dari krisis listrik diwilayah pedalaman. Saat itu, perusahaan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang kini dibangun di Sulewana, Poso ingin menanamkan investasinya di Kabupaten Sigi tepatnya di Danau Lindu. Namun akibat penolakan segelintir orang, maka keinginan tersebut akhirnya gagal dan beralih ke Kabupaten Poso.
“Ada sebagian orang menakut-nakuti masyarakat bahwa kalau ada PLTA itu nanti airnya meluap, perkampungan jadi terendam. Akhirnya masyarakat di Danau Lindu menolak PLTA tersebut, saat itu saya masih menjadi Camat Kulawi Selatan, ” jelasnya.
Akibat penolakan tersebut, krisis listrik pun sulit diatasi. Dengan akses wilayah yang begitu sulit, pembangkit listrik tenaga surya menjadi satu-satunya cara untuk menyediakan listrik dipedalaman khususnya di lima kecamatan tersebut.
“Semoga pemimpin yang terpilih kedepan, bisa melanjutkan perjuangan menyediakan aliran listrik negara di lima kecamatan ini, ” tutupnya. (mg02)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital