Minggu, 9 Agustus 2026

Pengamatan KPU, Jokowi Tidak Cerita Visi Misi

PALU EKSPRES, JAKARTA- Dugaan pelanggaran pemilu dalam penyampaian visi misi
calon presiden petahana, Joko Widodo di lima stasiun televisi, Minggu
(13/1/2019) masih didalami Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengaku dirinya sudah menonton
penyampaian visi misi tersebut. Pengamatan dia, dalam acara itu Jokowi
hanya menyampaikan capaian kerja pemerintahannya di periode pertama.

“Dia tidak menceritakan visi misi ke depan. Dia menceritakan sesuatu
yang sudah dilakukan,” katanya di sela-sela rapat pleno di Kantor KPU
RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Ditekankankannya apa yang disampaikan oleh Jokowi semalam lebih mirip
dengan iklan infrastruktur di bioskop yang dulu sempat dipermasalahkan.
Walau di satu sisi, Wahyu mengaku kajian KPU belum selesai.

”Kami belum selesai kajiannya. Tapi inikan mirip iklan di Bioskop,”
imbuhnya.

Apalagi, tambahnya, menurut kesepakatan dengan Bawaslu, penafsiran UU
7/2017 tentang Pemilu menyatakan bahwa citra diri hanyalah untuk
pasangan. Bukan hanya untuk capres atau cawapres.

“Kalau bukan pasangan berarti bukan citra diri,” ujarnya.

Hal yang sama, lanjutnya, juga terjadi pada pasangan nomor urut 02.
Ditekankannya, jika Prabowo hanya sendirian dalam membawakan pidatonya,
maka itu bukanlah penyampaian visi misi pasangan calon, melainkan
pidato biasa.

“Makanya kalau seandainya Pak Prabowo pidato sendiri, dia pasangan
calon bukan? Ya bukan. Kalau pasangan calon itu, ya Pak Jokowi dengan
Kiyai Ma’ruf. Pak Prabowo dengan Pak Sandi. Kalau Pak Prabowo berpidato
sendiri dia pasangan bukan? Bukan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan Pasal 1 UU 7/2017 tentang Pemilu,
pemaparan visi misi merupakan salah satu bagian dari kampanye.

Namun Peraturan KPU (PKPU) 23/2018 menyebutkan bahwa iklan kampanye di
media massa hanya boleh dilakukan pada 21 hari jelang masa akhir
kampanye atau 23 Maret-13 April 2019.

(ian/rmol)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital