Sabtu, 8 Agustus 2026

Mendagri Melawan, Tjahjo: Yang Bisa Berhentikan Saya Hanya Presiden

PALU EKSPRES, JAKARTA – Desakan agar Tjahjo Kumolo mundur dari jabatannya sebagai mendagri semakin santer. Hal itu bermula dari namanya yang disebut oleh
Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah dalam sidang kasus suap izin
Meikarta.

Desakan itu membuat politikus PDIP itu gerah. Dia pun menjawab bahwa
yang bisa memberhentikannya hanyalah presiden sebagai pemilik otoritas
atas jabatan itu.

“Saya nggak komentar itu. Yang bisa memberhentikan saya ya presiden,”
tegasnya saat ditemui usai menghadiri kegiatan Ditjen Dukcapil di
kawasan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019).

Menyoal namanya yang disebut oleh Neneng Hassanah, Tjahjo menganggap
itu suatu hal yang wajar. “Enggak, saya enggak (terganggu). Hal yang
wajar kok. Ya menceritakan proses rapat apa adanya. Katanya ada yang
minta ini, ada yang itu, ya wajar saja,” papar Tjahjo.

Mantan sekjen PDIP itu mengaku tidak pernah berkomunikasi langsung
dengan Neneng. Apalagi sampai menemuinya. Dia mengklaim percakapan
dirinya dengan Neneng dalam telepon saat itu merupakan yang pertama dan
terakhir.

Sementara di luar hal pekerjaannya sebagai menteri, Tjahjo lagi-lagi
menegaskan tidak pernah mengenal Neneng secara pribadi.

“Nggak pernah (berkomunikasi), ya ditelepon itu saja. Selama ini saya
nggak pernah ketemu dia. Ya ketemu dia di acara-acara resmi Kemendagri
saja. Kalau kenal secara pribadi gak pernah,” tegas dia.

Sebelumnya, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat
Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan atas pencatutan nama Tjahjo
dalam persidangan kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Tanggapannya itu disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter pribadinya
@Ferdinand_Haean pada Senin (14/1/2019). Dia berharap Tjahjo segera
mengklarifikasi kabar tersebut dan meminta bahwa apabila kabar tersebut
benar, maka Tjahjo harus mundur dari jabatannya.

“Mas @tjahjo_kumolo mohon klarifikasinya, apakah ini benar? Jika benar,
sebaiknya anda segra mundur dari jabatan anda..!! Bupati Neneng Mengaku
Diminta Tjahjo Kumolo Muluskan Izin Meikarta,” kicaunya.

(yes/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital