Sabtu, 8 Agustus 2026

Tiga Jam Simulasi Debat Pilpres, Jokowi: ‘Mantul’

PALU EKSPRES, JAKARTA– Capres nomor urut 01, Joko Widodo rampung mengikuti

simulasi debat Pilpres 2019, Rabu (16/1/2019) malam. Ditemani sejumlah

Tim Kampanye Nasionalnya, Jokowi melaksanakan simulasi sekitar tiga

jam.

Saat membuka pintu Ballroom Dj‎akarta Theatre, Jokowi ditemani oleh

Yusril Ihza Mahendra selaku penasihat hukum dan advokasi Tim Kampanye

Nasional.

Jokowi menjelaskan bahwa simulasi ini untuk pemantapan dan evaluasi.

Khususnya mengenai materi debat yang berkaitan dengan hukum, HAM,

korupsi dan terorisme.

‎”Ya, ini persiapan pemantapan dan evaluasi terutama materi. Tapi untuk

lebih jelasnya,” ujar Jokowi di Djakarta Theatre, Rabu (16/1/2019)

malam.

Jokowi enggan mengatakan sudah berapa persen kepantapannya dalam debat

yang dilakukan besok ini. “Namanya pemantapan ya mantap lah. Mantul,

mantul (mantap betul),” selorohnya.

Mengenai pakaian apa yang bakal digunakannya pada debat besok, Jokowi

memilih merahasiakannya. Jawabanya pun kembali berguyon kepada awak

media.

“‎Yang jelas besok pakai pakaian,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional, Abdul Kadir Karding

mengatakan selain simulasi ini Joko‎wi juga memberikan pengarahan.

Termasuk juga persiapan teknis jelang debat capres-cawapres.

‎”Pak Presiden selain ingin membreafing TKN, beliau juga ingin

mengetahui persiapan teknis kami dalam menyiapkan debat ini,” ujar

Karding di Djakarta Teather‎, Rabu (16/1/2019).

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaatakan ada tiga hal

yang perlu dipersiapkan. Pertama adalah menyiapkan kalimat. Karena

jawaban dari capres dan cawapres diatur oleh durasi waktu.

Kemudian kedua adalah penyamaan persepsi antara Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Karena mereka harus kompak dalam komunikasi. Ketiga adalah ‎simulasi ini

dilakukan supaya Jokowi-Ma’ruf Amin bisa memastikan tata letak, jarak,

dan posisi duduk audience dan sebagainya.

‎Adapun debat capres dan cawapres perdana akan diselenggarakan KPU pada

Kamis (17/1/2019). Debat perdana mengangkat tema tentang hukum, HAM,

korupsi, dan terorisme.

(gun/jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital