Senin, 10 Agustus 2026

Diduga Disiksa, Imam Masjid Nabawi Meninggal di Penjara

PALU EKSPRES-Akademisi Saudi terkemuka Ahmed Al Amari meninggal di penjara. Dilansir dari Al Jazeera pada Senin (21/1/2019), para aktivis Saudi menuduh cendekiawan berusia 69 tahun itu meninggal karena kondisi penjara yang buruk dan kemungkinan disiksa di penjara.

Al Amari merupakan seorang imam dan pengkhotbah terkemuka di Masjid Nabawi di Madinah. Sheikh Ahmed Al Amari juga merupakan mantan Dekan Studi Alquran di Islamic University of Madinah.

Direktur Kelompok Hak Asasi ALQST yang berbasis di London, Yahya Assiri mengatakan, Al Amari ditangkap dari rumahnya pada Agustus di tengah tindakan keras oleh Pemerintah Saudi. Selain Al Amarin, temannya, cendekiawan Muslim Safar Al Hawali juga ditangkap.

Hawali, 68 tahun, ditangkap tak lama setelah dia menerbitkan buku setebal 3.000 halaman yang mencakup kritik keras terhadap Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS) dan keluarga Kerajaan Saudi yang berkuasa atas hubungan mereka dengan Israel.

Sementara sejumlah akun media sosial menyalahkan kematian Al Amari akibat kelalaian medis. Assiri mengatakan kepada Middle East Eye (MEE), Al Amari telah ditahan di sel isolasi dan tiba-tiba dipindahkan dari Penjara Dhahban ke King Abdullah Medical Complex di Jeddah pada 2 Januari setelah pendarahan otak.

“Saya percaya ini adalah kasus pembunuhan di penjara daripada kelalaian medis,” kata Assiri kepada MEE.

Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang masalah ini. Kerajaan Saudi menjadi sorotan dunia internasional sejak pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober. Setelah menawarkan beberapa pernyataan yang bertentangan, Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa ia terbunuh dan tubuhnya kemudian dimutilasi.

Arab Saudi melarang protes publik dan partai politik. Mereka membungkam kebebasan perbedaan pendapat. Puluhan pemimpin agama, intelektual dan aktivis hak-hak perempuan ditangkap selama dua tahun terakhir. Di antara mereka yang ditangkap adalah pengkhotbah Awad Al Qarni, Farhan Al Malki, dan Mostafa Hassan.

(jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization