Minggu, 9 Agustus 2026

IHSG Dibuka Terkoreksi Ke 6.460

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pembukaan pasar saham Indonesia dibuka melemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini terkoreksi 8,4 poin atau 0,13 persen ke 6.460,06. Sementara Indeks LQ45 turun 3,71 poin atau 0,4 persen menjadi 1.027,35, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,78 poin atau 0,2 persen ke 722,98, dan indeks IDX30 turun 2,28 poin atau 0,4 persen ke 564,93.

Pembukaan pagi ini, ada 85 saham menguat, 40 saham melemah, dan 122 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 115,7 miliar dari 86,1 juta saham diperdagangkan.

Penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor infrastruktur memimpin pelemahan sebesar 0,6 persen, disusul mining 0,5 persen. Sementara, sektor perkebunan naik 0,2 persen.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik arah mengalami koreksi wajar, setelah kemarin hanya menguat tipis 0,27 persen menuju level 6.468.

Menurut indikator MACD masih berada di area positif, namun stochastic dan RSI sudah menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought).

“Terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan ada potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area support,” ujar Nafan, di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Menurutnya, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di level 6.433 dan 6.399, sedangkan resisten pertama dan kedua di posisi 6.485 dan 6.503.

Dengan demikian, di tengah potensi koreksi minor pada laju IHSG hari ini, Nafan merekomendasikan enam saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada kisaran Rp 3.740-3.770, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.840, 3.880, 3.910 dan 4.040. Support: Rp 3.720 dan 3.680.

2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada kisaran Rp 7.650-7.750, dengan target harga secara bertahap di level Rp 7.800, 7.875 dan 8.250. Support: Rp 7.525.

3. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada kisaran Rp 565-575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 590, 615, 675 dan 730. Support: Rp 555 dan 545.

4. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)

Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada kisaran Rp 760-790, dengan target harga secara bertahap di level Rp 745 dan 735. Resistance: Rp 800.

5. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada kisaran Rp 88-91, dengan target harga secara bertahap di level Rp 97, 108, 127 dan 147. Support: Rp 86 dan 81.

6. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada kisaran Rp 2.550-2.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.600, 2.710 dan 2.820. Support: Rp 2.550, 2.520 dan 2.490.

(rom/jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital