Sabtu, 8 Agustus 2026

UU ITE Berlebihan, Rizal Ramli: Belajarlah Dari Presiden Gus Dur

PALU EKSPRES, JAKARTA– Mantan menteri koordinator perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rizal Ramli menilai pemerintah saat ini tidak bisa menahan kritikan dari publik.

Terlebih dengan adanya UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) membuat penguasa dengan gampang membungkam satu per satu lawan politiknya.

“UU ITE berlebihan. Belum apa-apa orangnya ditangkap. Kenapa nggak belajar dari Presiden Gus Dur? Siapa yang macam-macam, nggak usah baca, di-delete saja, lama-lama mati sendiri,” ujar mantan menteri koordinator perekonomian, Rizal Ramli di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Gus Dur semasa memerintah, dikenalnya tak pernah ambil pusing meski dikritik dan dicemooh lawan politik. Rizal pun mengutip istilah khas Gus Dur ‘gitu aja kok repot’ ketika mendapat kritikan pedas.

RR, begitu tokoh bangsa ini disapa, juga menyoroti maraknya buzzer yang justru membuat dinamika politik dinilainya semakin tidak cerdas.

“Itu terjadi karena tokoh politik menyewa buzzer yang kecerdasannya nggak cukup, bisanya maki-maki doang. Itulah mulanya, jadi jangan lihat UU ITE dulu,” jelas Rizal.(wid/rmol)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital