Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kemenag Serahkan Naskah Soal USBN ke Daerah

PALU EKSPRES, PALU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, menyerahkan dokumen naskah soal Pendidikan Agama Islam, Kristen dan Katolik untuk pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), ke seluruh Kantor Kemenag di Kabupaten dan Kota di Sulteng.

Penyerahan itu, turut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan USBN khusus pendidikan agama, oleh perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota se-Sulteng, di aula Kanwil Kemenag Sulteng, Kamis 28 Februari 2019.

Pada penyerahan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Rusman Langke mengingatkan kepada seluruh pihak yang terlibat, untuk dapat menjaga dan mengawal soal-soal ujian tersebut, hingga dibuka pada pelaksanaan USBN nantinya. Menurutnya, hal itu merupakan amanah dari negara yang dibebankan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
“Jangan sampai bocor soalnya, kerahasiaan negara harus benar-benar digenggam dengan sebaik-baiknya. Kalau dibocorkan maka ada sanksinya, makanya sebelum waktu pelaksanaan harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Rusman.

Ketua Panitia, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kemenag Sulteng, Dr. H. Gasim Yamani menyebutkan, khusus untuk Pendidikan Agama Islam penyusunan naskah soal USBN tersebut diawali dengan workshop pada awal Februari 2019 lalu, oleh Bidang Pakis Kemenag Sulteng yang diikuti oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) terkait se-Sulteng. Untuk naskah Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, dilaksanakan oleh Bidang dan Pembimas terkait. Soal-soal yang disusun adalah untuk mata pelajaran Pendidikan Agama jenjang SD, SMP dan SMA/SMK.

Ia melanjutkan, untuk naskah USBN Pendidikan Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha khusus untuk jenjang SMA/SMK, telah diserahterimakan pada tanggal 24 Februari 2019 lalu di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng.
“Tujuan dari soal pendidikan agama, adalah untuk meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik terhadap agamanya masing-masing, serta meningkatkan kualitas pengamalan terhadap agama yang dianutnya masing-masing,” jelas Gasim.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital