Minggu, 9 Agustus 2026

Optimistis Prabowo Kalah di Madura, BPN Nilai La Nyalla Menghibur Diri

PALU EKSPRES, JAKARTA – Sesumbar Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Matalitti yang pernah berjanji akan memotong leher jika paslon nomor urut 02 memenangkan perolehan suara di Madura kembali menyeruak. Janji mantan politikus Partai Gerindra itu kembali diungkit pasca antusiasme masyarakat terhadap paslon yang disapa PAS itu ternyata sangat besar di Madura.

Namun, La Nyalla masih optimistis bahwa Prabowo-Sandi akan kalah dengan hanya memperoleh 30 persen suara saja di Madura. Ferdinand Hutahean selaku Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menuturkan, apa yang telah disampaikan oleh koleganya itu hanya sekadar menghibur diri.

“Saya memahami betul apa yang disampaikan oleh La Nyalla hanya sekadar upaya untuk menghibur dan upaya untuk membenarkan dirinya,” kata Ferdinand saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (1/3/2019).

Kader Partai Demokrat itu meyakini bahwa pernyataan dari La Nyalla hanya menjadi bahan tertawaan dari masyarakat Madura. Sebab berdasarkan fakta yang terlihat, kata dia, sambutan kedatangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sangat masif di daerah tersebut.

“Masyarakat jadi menertawakan dia (La Nyalla). Kita lihat bagaimana kemarin ketika Prabowo hadir di Madura, tumpah ruwah. Luar biasa. Jadi, kalau La Nyalla mengatakan bahwa Jokowi masih menang di Madura, itu hanya untuk menghibur diri, upaya untuk menguatkan hati,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya optimistis bahwa Prabowo-Sandi bakal menang sekitar 70 persen di Madura. Ferdinand pun menjamin bahwa pernyataan La Nyalla hanya akan menjadi bahan tertawaan warga Madura saja.

Sebelumnya, Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti optimistis perolehan suara Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Jawa Timur bisa mencapai 70 persen. Salah satunya di Madura.

“Saya tetep optimistis di atas 70 persen. Di madura, kita lihat saja, nanti kalau saya ngomong dibilang sombong. Insya Allah masih menang Pak Jokowi, lihat saja nanti,” ujarnya saat berkunjung ke Pabrik Rokok Gandum Jalan Raya Bandulan, Sukun, Kota Malang, Kamis (28/2/2019).

Dia sendiri mengaku bila suara Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 lalu kalah di beberapa wilayah di Madura. Namun, untuk tahun ini pihaknya optimistis hal tersebut tidak akan terulang. “Dulu Pak Jokowi kalah 70 persenan, ini kita balik, bisa menang aja bagus,” kata dia.

Sementara itu, ketika disinggung terkait banyaknya dukungan dari santri Madura ke Prabowo-Sandiaga, La Nyalla mengungkapkan bila mereka bukanlah rakyat asli Madura. “Lihat satu pesantren, itu kan alumni ya, kemudian santrinya, dan bukan rakyat sekitarnya. Ini kan drop-drop an dari luar (Madura), kita kan tidak tahu,” pungkasnya.

(igm/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital