PALU EKSPRES, PALU – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulteng tidak lama lagi akan memiliki Gedung sendiri. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung PGRI Sulteng, di kompleks Permata Khatulistiwa, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Kota Palu, Jumat 8 Maret 2019.
Peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Dr. Unifah Rosyidi yang didampingi sejumlah pengurus PB PGRI, PGRI Jawa Timur, PGRI Jawa Tengah, PGRI Sulteng, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Irwan Lahace.
Dr. Unifah menekankan, keberadaan gedung PGRI Sulteng diharapkan dapat menjadi wadah perjuangan para guru di Sulteng, untuk menyampaikan idealisme dan pikirannya sebagaimana tujuan dari guru berhimpun di PGRI.
“Saya berharap guru makin tumbuh profesionalismenya, rasa kecintaannya, sekaligus bersama-sama pemerintah daerah membangun pendidikan yang bermutu sekaligus terlindungi,” kata Unifah.
Sekretaris Umum PGRI Sulteng, Syam Zaini menyebutkan, anggaran pembangunan gedung PGRI Sulteng yang rencananya dibangun dua lantai di atas tanah seluas 35 x 75 meter tersebut, berasal dari bantuan PGRI Jawa Timur sebesar Rp2 Milyar.
“Memang secara khusus ini sesuai permintaan dari yang memberi bantuan, yakni untuk pembangunan Gedung PGRI, diharapkan nanti kelihatan hasilnya agar PGRI di Sulteng bisa bangkit dan lebih termotivasi lagi,” kata Syam Zaini.
(abr/palu ekspres)






