Sabtu, 8 Agustus 2026

IHSG Dibuka Menguat, 4 Saham Ini Berpeluang Cerah

PALU EKSPRES, JAKARTA– Perdagangan saham berhasil kembali dibuka menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini naik 29,44 poin atau 0,46 persen ke 6.395.

Sementara, Indeks LQ45 naik7,14 poin atau 0,7 persen menjadi 1.002, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,13 poin atau 0,6 persen ke 694,22, dan indeks IDX30 naik 3,90 poin atau 0,7 persen ke 551,35.

Adapun pada pembukaan perdagangan pagi ini , disambut 35 saham menguat, 1 saham melemah, dan 9 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 30,12 miliar dari 9,73 juta lembar saham diperdagangkan.

Seluruh sektor penggerak IHSG menguat dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 0,8% dan sektor industri dasar yang naik 0,7 persen.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG diprediksi mengalami reli menuju resisten 6.480, setelah sentimen negatif mulai mereda yang tercermin dari pelemahan tipis penutupan kemarin sebesar 0,26 persen ke level 6.366.

“Kami melihat secara teknikal sentimen negatif yang membuat IHSG terkoreksi sudah mulai mereda,” ujarnya , di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Sehingga, kata Yuganur, momentum positif kembali menghampiri IHSG untuk mendorong reli menuju resisten terdekat di level 6.480, sedangan saat ini level support di posisi 6.350.

Dengan demikian, kata Yuganur, adanya peluang reli pada laju IHSG hari ini bisa direspons pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut:

1. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan target profit taking di kisaran Rp 4.250-4.450, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.980 dan Rp 3.920, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.870.

2. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dengan target profit taking di kisaran Rp 410-430, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 380 dan Rp 375, disarankan cut-loss pada posisi Rp 355-365.

3. PT Sentul City Tbk (BKSL), dengan target profit taking di kisaran Rp 125-135-145, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 112 dan Rp 110, disarankan cut-loss pada posisi Rp 107.

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan target profit taking di kisaran Rp 3.980-4.090, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.840 dan Rp 3.810, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.770.

(rom/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital