Senin, 2 November 2026
Daerah  

UNDP dan Bonebula Laksanakan Program Padat Karya di Donggala

PALU EKSPRES, DONGGALA – Kerugian akibat kerusakan dalam bencana gempa beserta tsunami yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala, di Sulawesi Tengah (Sulteng) melebihi Rp 10 triliun.

Kendati masih dalam proses pendataan, kerugian dan kerusakan tersebut diprediksi lebih besar dari gempa yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu.

Jika bencana seperti ini terjadi secara beruntun, pemerintah akan sulit mengucurkan dana untuk melakukan rekonstruksi pascabencana. Apalagi pasca bencana tersebut perekonomian masyarakat semakin sulit.
Untuk membantu perbaikan ekonomi masyarakat pasca bencana di Kabupaten Donggala, United Nations Development Programs (UNDP) dan Yayasan Bonebula melaksanakan program padat karya.

Padat karya yang menyerap sebanyak 400 ratus orang tenaga kerja tersebut dan rata-rata korban bencana dilaksanakan di enam desa Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.  Antara lain, desa Surumana, Watatu, Lalombi, Lumbumamara, Lembasada, dan desa Tolongano.

Pendeta Gereja Toraja Jemaat Betlehem desa Watatu Cornelius Motongan kepada media ini mengatakan, program padat karya yang dilaksanakan oleh UNDP dan Yayasan Bonebula sangat membantu masyarakat di Banawa Selatan.

Saat ekonomi masyarakat terpuruk akibat bencana, UNDP dan Yayasan Bonebula hadir dengan program yang bermanfaat.
“Masyarakat sangat bersyukur dapat diberdayakan, termasuk beberapa orang jemaat saya. Terima kasih UNDP dan Yayasan Bonebula,” kata Cornelius, Kamis (14/3/2019)

Cornelius mengatakan, ketika terjadi gempa 28 September 2018 lalu, gereja Toraja Jemaat Betlehem Watatu mengalami kerusakan yang cukup parah.
Dia mengaku bingung karena tidak bisa membersihkan puing-puing gereja secara manual.

Setelah program padat karya dari UNDP dan Yayasan Bonebula masuk di Watatu, puing-puing gereja tersebut dapat dibersihkan dengan menggunakan alat berat.
“Tentu sangat berat bila dibersihkan secara manual. Tapi untung UNDP dan Bonebula memfasilitasi alat berat dan 3 unit truk untuk pembersihan.
Kami sangat terbantu,” ujarnya.

Haerati (50) warga Lembasada juga berpendapat yang sama. Program padat karya yang dilaksanakan UNDP dan Yayasan Bonebula menurut dia sangat membantu warga. Dia berharap program tersebut dapat berkelanjutan hingga perekonomian masyarakat semakin membaik.

Sementara itu direktur Yayasan Bonebula, Andi Anwar mengatakan, program padat karya tersebut menyasar dua hal yaitu bantuan pekerjaan yang bermartabat bagi korban bencana sekaligus mengantisipasi korban dari bahaya bangunan yang rusak berat satau retak namun masih berdiri.
“Pada umumnya program ini adalah program pembersihan material bangunan pasca bencana.

Warga akan membersihkan seluruh material bangunan agar tidak menimbulkan korban jiwa. Misalnya fasilitas umum, jalan, drainase, bangunan sekolah, atau rumah ibadah yang terdampak bencana,” sebut Anwar.

Dikatakannya,  Yayasan Bonebula yang difasilitasi UNDP menyediakan semua peralatan kerja dengan standar keamanan bagi para warga yang bekerja. Termasuk menyediakan BPJS ketenagakerjaan.

(mg6/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam