Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Perekaman Biometrik JCH di Sulteng Diusulkan di Lima Titik

Lutfi yunus

PALU EKSPRES, PALU – Selain digelar di Kota Palu, proses perekaman biometrik para Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sulteng juga diusulkan dilaksanakan di lima titik lainnya. Kelima titik tersebut, sebut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Lutfi Yunus untuk melayani JCH gabungan beberapa daerah, yakni Tolitoli-Buol, Bangkep-Balut, Banggai, Touna-Poso, dan Morowali-Morut.

Saat ini kata Lutfi, sedang berjalan perekaman biometrik untuk JCH asal Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parimo, di Kota Palu. Sedangkan untuk pelaksanaan di lima titik yang diusulkan masih menunggu kepastian dari pelaksana perekaman biometrik JCH Indonesia, yakni VFS Tasheel yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
“Dari pihak Tasheel belum ada jawaban,” kata Lutfi, saat dihubungi, Senin 25 Maret 2019.

Lutfi memperkirakan, jika VFS Tasheel tidak dapat memenuhi ketersediaan perwakilannya di beberapa daerah, maka perekaman biometrik tersebut akan dilaksanakan dengan sistem mobile.
“Kemungkinan besar mereka akan mobile, mereka yang mendatangi daerah-daerah. Kalau yang di Palu sedang berjalan tidak ada masalah,” ujarnya lagi.

Ia juga mengungkapkan, karena perekaman biometrik merupakan salah satu syarat penerbitan Visa Haji oleh Pemerintah Saudi, maka pada tahun ini hal itu digelar di tiap daerah, sebelum jemaah tiba di Embarkasi.
“Kebijakan Dirjen Haji itu kan harus dilakukan perekaman biometrik sebelum Embarkasi, karena harus melalui biometrik dulu baru keluar Visa. Itu bedanya dari tahun sebelumnya,” tandas Lutfi.

Perekaman biometrik yang diikuti oleh JCH di antaranya meliputi identifikasi sidik jari, pengenalan wajah, telapak tangan dan retina mata. Ini menjadi salah satu syarat dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk menerbitkan Visa Haji 2019. Pemerintah Saudi telah menunjuk VFS Tasheel untuk melaksanakan perekaman biometrik JCH Indonesia. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital