Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

LKPj Wali Kota 2018 Tidak Merinci Dana Bantuan Bencana

PALU EKSPRES, PALU – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Palu menyoal sejumlah hal dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Palu tahun anggaran 2018. Salahsatunya adalah laporan tentang penggunaan dana bantuan bencana yang diterima Pemkot Palu.

Anggota Pansus Hamsir menyoroti hal itu. Dia menyebut LKPj tidak memuat dokumen laporan penerimaan dan penggunaan dana bantuan bencana. Khususnya pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2018.

Hal itu kata Hamsir, menyebabkan LKPJ terkesan seperti tak pernah ada  bencana pada tahun 2018.
Yang dilaporkan umumnya hanya penggunaan anggaran sebelum bencana.

“Format LKPj harusnya menjelaskan  ppenggunaan dana bencana. Ini sama saja karena laporan isinya hanya penggunaan anggaran sebelum bencana,”terang Hamsir dalam rapat Pansus, Selasa 26 Maret 2019.

Demikian pula terkait adanya pergeseran anggaran APBD 2018 sekitar Rp63Miliar lebih yang digunakan untuk penanganan bencana. Kata Hamsir juga tidak dilaporkan dalam LKPj.

“Kalau ada pendapatan, maka dimasukkan juga laporannya paska bencana. Kita kawatir laporan ini menjebak.
Misalnya ada dana masuk tapi tidak dialoporkan,”sergahnya.

Jangan sampai kata Hamsir, format laporan  LKPj yang disampaikan  ke BPK RI untuk kepentingan audit, datanya berbeda dengan format laporan yang dibahas di DPRD.
Hamsir mengaku jika formatnya tidak segera diubah, maka sebagai anggota Pansus dia tidak akan menerima LKPj tersebut

“Kami harap OPD sempurnakan dokumen. Karena tidak ada alasan laporan itu tidak harus tercatat,”tandasnya.

Berikutnya Sofyan R Aswin yang menyesali tidak adanya pembertahuan resmi dari  Pemkot Palu ke Komisi C tentang tidak ada tentang adanya pergeseran anggaran kegiatan.

“Contoh pembangunan kantor camat yang digeset ke kantor PU. Kita seperti tidak ada fungsi pengawasan. Karena masyarakat juga mempertanyakan hal ini,”ujar Sopyan.

Dalam kasus bencana kata dia, Pemkot  perlu selektif agar setiap kegiatan yang telah berjalan sudah sesuai peraturan perundang-undangan. Tidak asal main terima bantuan dan tidak melalui pembahasan bersama DPR.

“Ini perlu dibahas jangan sampai kita terjebak. Harus ditelaah lebih jauh”ujarnya.

Selanjutnya Syamsu Alam yang mempertanyakan jumlah penerima bantuan di Huntara. Dia mengaku tidak pernah mengetahui data tersebut.

Lain lagi dengan Alimudin H Alibau. Dalam rapat Pansus, Alimudin mengakui tidak pernah melihat laporan penerimaan bantuan dari Pemerintah Balikpapan sebesar Rp1Miliar dengan cara transfer. Termasuk dana yang diantarkan langsung  ke Kota Palu senilai Rp800juta.

“Ini amanah dari Kabag Humas Balikpapan yang mempertanyakan itu. Saya tidak tau, apakah ini memang tidak dimasukkan atau bagaimana,”kata Alimudin.
Berikutnya Rusman Ramli yang juga pertanyakan Perwali tentang pergeseran anggaran serta dokumen laporan penggunaan dana untuk Festival Pesona Palu Nomoni tahun 2018.

Menjawab itu,Kepala Bappeda Palu, Arfan menjelaskan, segala masukan dari Pansus akan ditindaklanjuti. Terkait laporan dana bantuan, Arfan mengakui memang tidak dirinci dalam LKPj.

“Ini masukan yang memperkaya. Harusnya laporan itu memang dimasukkan dalam LKPj,”jelasnya.

Namun demikian, mengenai penerimaan dan pengeluaran dana bencana, menurut Arfan seluruhnya tercatat baik dalam laporan penerimaan dan pengeluaran oleh OPD yang bersangkutan.

“Itu menjadi bagian tugas dari Posko pemenangan bencana. Penerimaan tercatat dalam dua rekening milik posko Pemkot Palu,”demikian Arfan.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization