Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

KPU Palu Gelar “Pemungutan Suara” di Kelurahan Tipo

PALU EKSPRES, PALU – KPU Palu sudah mulai melaksanakan pemungutan suara untuk Pemilu 2019. Pemungutan suara ini diawali di tempat pemungutan suara (TPS) 1 Kelurahan Tipo Kecamatan Ulujadi.

Proses pemungutan suara Pemilu di TPS 1 Kelurahan Tipo, Kamis 25 Maret 2019 terpantau berjalan lancar.  Puluhan pemilih antri dengan tertib mendaftarkan dirinya di meja kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).
Setiap Pemilih datang dengan membawa formulir C6 atau undangan untuk memilih di TPS.

Pemilih yang telah didaftarkan di meja petugas KPPS, selanjutnya diatur sesuai kehadiran lalu secara berurutan dipanggil untuk menyalurkan hak suara.
Proses itu diakhiri dengan mencelupkan jari ke tinta untuk memastikan pemilih sudah menggunakan hak pilihnya.
KPPS di TPS 1 Kelurahan Tippo berjumlah tujuh orang termasuk Ketua KPPS. Mereka dibantu dua orang petugas dari satuan perlindungan masyarakat (Linmas). Seluruh anggota diatur untuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Ada yang melayani pendaftaran, kemudian menjaga pintu masuk. Sementara yang lainnya bertugas untuk memastikan setiap Pemilih yang datang telah terdaftar di dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Pemungutan suara Pemilu di TPS 1 Tipo mendapat pengawasan ketat, satu orang pengawas TPS yang berasal dari unsur Bawaslu. Satlinmas dan dua petugas KPPS bertugas menyambut pemilih yang datang. Ketua KPPS dan dua anggota lainnya melayani untuk pendaftaran dan pemberian surat suara hingga merekapitulasi hasil pemilu. Sementara satu petugas berjaga untuk memastikan Pemilih mencelupkan jari sebagai tanda telah menggunakan hak pilih.

Rangkaian proses serta teknis  pemungutan suara di TPS 1 Tipo diatas merupakan simulasi untuk pemungutan suara pada Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

Divisi Perencanaan dan Data KPU Palu, Idrus menjelaskan, simulasi serupa akan digelar kemudian diseluruh kecamatan di Kota Palu. Tujuannya untuk memantapkan pemahaman KPPS dalam melaksanakan tahapan pemungutan suara. Sekaligus bagian sosialisasi dalam rangka meningkatkan partispasi pemilih.
Menurutnya, dalam simulasi ditekankan peran penting petugas Linmas. Yang juga bertugas memastikan pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih khusus (DPK) agar tidak menggunakan hak pilihnya sebelum pukul 13.00wita. DPK merupakan pemilih yang tidak terdaftar baik dalam DPT maupun DPTb namun memiliki KTP, paspor, SIM dan surat keterangan pengganti KTP.

Dia menjelaskan, pemilih baik dalam DPT dan DPTb seluruhnya telah tercatat dalam sistem data pemilih (Sidalih). Karena itu terdapat sebuah sistem tarik dan lepas. Khusus pemilih yang masuk kita tarik dari daerah lain. Begitupun sebaliknya.

Di TPS nantinya akan ditempelkan print out DPT dan DPTb dari Sidalih. DPTb jelasnya adalah pemilih yang masuk dari wilayah lain.
Mereka wajib membawa formulir A5 (pindah memilih) serta KTP dan dokumen lain. Seperi paspor, SIM dan surat keterangan.

Forsi DPK untuk Kota Palu sudah direkap dan akan didorong menjadi DPT. Jumlahnya sebanyak 3.764  pemilih.

“DPK untuk Palu telah  direkomendasikan Bawaslu menjadi DPT. Saat ini masih dalam proses. Pekan depan akan ditetapkan melalui pleno KPU,”terangnya.

Idrus memastikan angka DPK tidak setinggi dengan jumlah surat suara cadangan yakni dua persen dari total pemilih dalam DPT.

“Kalau sudah ditetapkan menjadi DPT, otomatis nantinya pemilih DPK tidak masuk lagi dalam DPK karena telah menjadi DPT,” pungkasnya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital