Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Sigi Lepas 433 Hektar Lahannya ke Wilayah Palu, Pemkot Segera Konsolidasi Lahan

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kabupaten Sigi melepaskan sekitar 433 hektar lahan untuk masuk ke wilayah administrasi Kota Palu. Lahan tersebut berada di perbatasan Ngata Baru Kabupaten Sigi dan Kelurahan Petobo Kota Palu.

Kepala Bappeda Palu, Arfan menjelaskan, terhadap pelepasan lahan, Pemkot selanjutnya akan melakukan konsolidasi lahan. Rencananya, diatas lahan itu akan ditata dan disentuh dengan infrastruktur dan fasilitas umum.

Namun sebelum kesana, Pemkot Palu akan mengusulkan lahan tersebut ke pihak Kementerian ESDM untuk kepentingan penelitian. Apakah lahan tersebut nantinya layak sebagai tempat relokasi masyarakat. Karena lahan itu rencananya dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana.

“Ini untuk mengakomodir keinginan keluarga kita di Kelurahan Petobo agar tidak direlokasi jauh dari pemukiman mereka sebelumnya,”kata Arfan, Jumat 29 Maret 2019.
Bersamaan dengan rencana itu, Pemkot kata Arfan, juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta lebih untuk penyusunan master plan pengembangan lahan.

Selanjutnya dalam waktu dekat jelas Arfan, Pemkot melalui dinas penataan ruang dan perumahan akan  menginventarisir seluruh warga yang menjadi pemilik di atas lahan tersebut.

“Akan kita undang untuk menyampaikan rencana Pemkot Palu terhadap lahan tersebut,”jelasnya lagi.

Informasi seputar rencana  pemerintah untuk  konsolidasi lahan. Antara lain rencana pembangunan ruas jalan dan fasilitas umum lainnya. Termasuk rencana menjadikan lahan itu sebagai titik relokasi pembangunan Huntap.

“Kita mau sampaikan bahwa dilahan itu akan dilakukan penataan. Mulai dari pembangunan jalan dan lain-lain,”terangnya.

Dengan harapan, rencana tersebut bisa direspon positif bagi warga pemilik lahan. Kemudian diharapkan mau untuk menyisihkan sebagain lahan untuk rencana relokasi pembangunan Huntap.

“Tidak semua lahan masyarakat disana yang akan diambil. Hanya sebagian untuk lokasi Huntap. Sebagai kompensasi, di lahan itu akan ditata dengan rapi,” urainya.

Konsolidasi lahan dan master plan tambah Arfan, juga akan dilakukan terhadap lahan yang rencananya menjadi titik relokasi warga Kelurahan Balaroa. Menurut dia, terdapat sedikitnya 36,7 hektar lahan di Kelurahan Balaroa untuk kepentingan tersebut. Namun lahan itu juga sebagian masih dikuasai masyarakat.

“Sistem yang dilakukan Pemkot Palu adalah konsolidasi lahan. Pemerintah melakukan penataan lahan dengan harapan masyarakat bisa menyisihkan sebagain lahannya sebagai tempat relokasi,”pungkasnya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization