Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Geser APBD 2019 Untuk Jadup Pengungsi

 

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kota Palu berencana menggeser beberapa mata anggaran dalam APBD tahun 2019 untuk dialokasikan sebagai dana pemenuhan jatah hidup (Jadup) bagi pengungsi korban bencana.

Rencana ini dilakukan sebagai  antisipasi pemenuhan Jadup lantaran belum adanya kejelasan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Wali Kota Palu, Hidayat menyatakan untuk rencana itu, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) akan melakukan perhitungan APBD. Karena itu Hidayat mengaku belum bisa menyebut angka pasti pergeseran anggaran tersebut.

“Kita lakukan perhitungan dulu,”kata Hidayat, Senin 1 April 2019.

Namun begitu jelas Hidayat, nilai anggaran yang akan digeser untuk Jadup kemungkinan tidak lagi sebesar alokasi yang sebelumnya. Dimana sebelumnya Pemkot mengalokasikan sekitar Rp54miliar untuk Jadup terhitung sejak Oktober, November dan Desember 2018. Serta Jadup untuk Januari, Februari dan Maret 2019.

“Paling tidak kita bisa membantu untuk pengadaan berasnya saja dulu,”pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Palu, Erfandi menyatakan DPRD Palu memang berencana untuk mengupayakan adanya pergeseran APBD Palu 2019 untuk memenuhi Jadup pengungsi

Menurut dia, Kemensos RI sejauh ini belum memberikan kepastian waktu penyaluran Jadup tersebut. Erfandi menilai Kemensos sama sekali tidak memiliki empati untuk percepatan dana Jadup tersebut.

“Ini sudah memasuki bulan keenam. Kasihan pengungsi. Sementara anggaran kita terbatas,”kata Erfandi, Senin 25 Maret 2019.
Namun begitu jelas Erfandi, situasi ini perlu diantisipasi. Jangan sampai kebutuhan pengungsi akan Jadup terputus cuma lantaran dana yang disediakan hanya untuk sampai Maret.

Oleh sebab itu terang Erdandy, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Palu serta unsur terkait lainnya untuk membahas kemungkinan melakukan pergeseran anggaran APBD 2019 untuk memenuhi kebutuhan Jadup selanjutnya

“Kita juga akan berkoordinasi inspektorat, kepolisian dan kejaksaan.
Barangkali bisa kita gunakan sistem anggaran mendahului,”terangnya.

Dia menambahkan, bulan Maret 2019 sebentar lagi berakhir. Karenanya hal ini perlu secepatnya dipikirkan bersama. Mengingat belum adanya kejelasan waktu penyaluran Jadul dari Kemensos RI.

“Ya harus kita upayakan bersama agar pengungsi tetap bisa mendapat Jadup untuk bulan April dan seterusnya. Sampai Jadup dari Kemensos disalurkan,”pungkasnya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital