Sabtu, 24 Oktober 2026

Puluhan Pejabat Kementerian PUPR Kembalikan Uang Suap, Total Mencapai Rp 46 M

Juru bicara KPK

PALU EKSPRES, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyita uang senilai miliaran rupiah dari puluhan pejabat, di lingkungan Kementerian PUPR. Miliaran uang yang disita terkait dengan kasus dugan suap proyek sistem penyediaan air minum SPAM.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang ini disita dalam bentuk belasan pecahan mata uang, termasuk dari negara Israel.

Dia menjelaskan, ada 14 jenis mata uang yang berbeda yang disita KPK dengan besaran yang berbeda-beda pula. Namun, apabila dirupiahkan, total uang yang disita kurang lebih Rp 46 miliar. “Total Rp 46 miliar itu disita dari 75 orang. Di antara 75 orang itu, ada 69 pejabat di lingkungan Kementerian PUPR yang mengembalikannya ke KPK,” ucapnya pada awak media, Sabtu (6/4/2019).

Dia pun memaparkan uang-uang yang terdiri dari 14 jenis mata uang, yaitu rupiah Indonesia senilai Rp 33.466.729.500 ; dolar Amerika Serikat senilai USD 481.600 (dikonversikan menjadi Rp 6.820.539.600); dolar Singapura SGD 305.312 (dikonversikan menjadi Rp 3.192.793.797); dolar Australia AUD 20.500 (dikonversikan menjadi Rp 207.080.750); dolar Hong Kong 147.240 (dikonversikan menjadi Rp 266.018.508); Euro EUR 30.825 (dikonversikan menjadi Rp 490.094.380); poundsterling Inggris GBP 4.000 (dikonversikan menjadi Rp 74.285.000); ringgit Malaysia RM 345.712 (dikonversikan menjadi Rp 1.199.669.627); yuan China CNY 85.100 (dikonversikan menjadi Rp 179.442.588); won Korea Selatan KRW 6.775.000 (dikonversikan menjadi Rp 84.421.911) ; bath Thailand THB 158.470 (dikonversikan menjadi Rp 70.496.964); yen Jepang JPY 901.000 (dikonversikan menjadi Rp 114.386.455); dong Vietnam VND 38.000.000 (dikonversikan menjadi Rp 23.204.281); shekel baru Israel ILS 1.800 (dikonversikan menjadi Rp 7.113.280).

Mantan aktivis ICW ini menduga, pembagian uang-uang ini kepada para pejabat PUPR terkait proyek yang melibatkan puluhan pejabat maupun 8 pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“KPK menduga pembagian uang pada pejabat Kementerian PUPR terjadi massal pada puluhan pejabat di sana terkait proyek sistem penyediaan air minum,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pengembalian uang yang diterima ini sudah dilakukan sejak kasus suap terkait korupsi proyek SPAM diusut KPK. “Selama proses penyidikan, kami memang sudah menerima dan menyita uang dari pejabat pupr,” tukasnya.

Untuk diketahui, dalam pusaran kasus ini, KPK menduga PT Wijaya Kusuma Emindao (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) memberikan suap pada pejabat PUPR demi memenangi lelang proyek SPAM 2017-2018. Hasilnya, kedua perusahaan itu menang lelang 12 proyek dengan nilai Rp 429 miliar.

Suap diduga senilai 10 persen dari nilai masing-masing proyek. Duit panas itu kemudian diduga dibagi lagi, yaitu 7 persen untuk kepala satuan kerja (Kasatker) dan 3 persen untuk pejabat pembuat komitmen (PPK). Empat orang PPK juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ialah Anggiat Partunggul Nahot Simaremare selaku Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis atau PPK SPAM Lampung, Meina Woro Kustinah selaku PPK SPAM Katulampa, Teuku Moch Nazar selaku Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat, dan Donny Sofyan Arifin selaku PPK SPAM Toba.

(int/jpc)

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam