Selasa, 20 Oktober 2026
Palu  

Isu Aliran Dana Rp 2 Miliar ke DPRD Palu, Aparat Hukum Diminta Menyelidiki

alimuddin H Bau

PALU EKSPRES, PALU– Pembayaran hutang pembangunan jembatan IV atau jembatan kuning Palu baru saja diselesaikan Pemkot Palu. Untuk tahap pertama dibayarkan sedikitnya Rp 14,9 miliar lebih kepada PT Global Daya Manunggal sebagai kontraktor pembangunan jembatan

Dalam dokumen copyan kwitansi tanda terima pembayaran yang diterima Palu Ekspres, pembayaran dilakukan Kepala  Dinas Pekerjaan umum Kota Palu pada tanggal 25 Februari 2019. Dengan materi pembayaran angsuran 1 (100%) atas pembayaran hutang jembatan Palu IV atas putusan pengadilan (pembayaran pokok hutang) kegiatan pembangunan jembatan TW 1 TA 2019.

Yang membayarkan adalah Bendahara Pengeluaran bernama Rosni. Sedangkan yang menerima adalah Nanny Meilena Ruslie selaku direktur utama PT Global Manunggal.

Sayangnya pembayaran jembatan kuning ini diikuti dengan munculnya isu miring. Sejumlah Anggota DPRD Palu disebut-sebut menerima fee dari perusahaan atas jasa meloloskan pengajuan anggaran pembayaran ditingkat DPRD Palu. Jumlah dana fee yang disebut-sebut mengalir ke DPRD pun tidak sedikit. Isu yang berkembang sebesar Rp 2 miliar.

Anggota DPRD Palu sekaligus Ketua Fraksi PKB, H Alimudin H Alibau membenarkan adanya isu tersebut. Bahkan dia mengaku, dirinya pun disebut-sebut menerima aliran dana tersebut.

Menurutnya,  isu ini berkembang luas dan menjadi perbincangan hangat di warung kopi. Alhasil katanya, selaku anggota DPRD yang duduk di Komisi B, dirinya pun menjadi sasaran dan dituding sebagai salahsatu anggota yang ikut menikmati aliran dana tersebut.

“Saya kaget, tiba- tiba ada beberapa rekan yang bercanda meminta uang hasil aliran dana itu kepada saya,” kata Alimudin, Rabu 10 April 2019.

Isu demikian jelas Alimudin tentu membuatnya terganggu dan merasa tidak nyaman. Namun terlepas dari itu, benar tidaknya informasi tersebut, menurut dia perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

“Wallahualam kalau ada anggota lain yang menerimanya. Tapi demi Allah, saya tidak pernah menerima dana itu. Makanya saya bilang, polisi dan kejaksaan harus mengusut informasi ini,” tegasnya.

Alimudin kemudian lebih jauh menjelaskan, bahwa memang telah terjadi pembayaran hutang sebesar Rp 14,9 miliar lebih. Sebelum pembayaran, Komisi B DPRD Palu bahkan sempat menggelar rapat antara komisi dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset.

Dari pertemuan itu, dilaporkan bahwa pembayaran hutang harus segera dilakukan. Menyusul adanya putusan pengadilan yang mewajibkan Pemkot Palu harus membayar hutang pokok sisa pembayaran pembangunan jembatan.

Badan Keuangan dan Aset Palu tambahnya juga memberi penjelasan bahwa, Wali Kota Palu telah meminta pertimbangan teknis dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk pembayaran hutang tersebut.

“Dari alasan-alasan yang mengemuka dalam rapat itulah kemudian Komisi B juga memberi persetujuan pembayaran,” tegasnya.

Namun begitu, selaku Anggota Komisi B, pihaknya lanjut Alimudin, mengaku  sama sekali tidak pernah bertemu dengan pihak perusahaan.

“Saya mau tegaskan sekali lagi, kalau memang ada aliran dana ke DPRD, saya selaku Ketua Fraksi PKB mendorong kepolisian atau kejaksaan menyelidiki informasi ini,” pungkasnya.

(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam