Senin, 7 September 2026
Opini  

Organic Farming: Renungan Hari Bumi dari Moyang Kita

MUHD NUR SANGADJI

Oleh : Nur Sangadji (muhdrezas@yahoo.com)

HIRUK pikuk pemilu terlalu mendominasi hingga kita luput dari satu momentum penting, Hari Bumi. Setiap tahun diperingati pada 22 April.
Saya memilih Organik farming untuk soal ini karena bumi kita terancam dibebani sampah anorganik, terutama plastik yang sangat serius. Organik farming akan berkontribusi meminimalisir buangan anorganik menuju perilaku hidup sehat.

Ingatan ku lalu tertuju puluhan tahun lalu. Waktu itu, di samping apartment ku, ada pasar kaget setiap rabu dan minggu. Letaknya, persis di kawasan vaux en Velin, kota Lyon-France. Ini adalah taman pasar atau pasar taman. Bingung menyebutnya karena ada saatnya menjadi pasar, ada waktunya terlihat taman.
Tentu, dominan taman, sebab pasarnya hanya dua kali seminggu. Itupun, tidak lewat tengah hari.

Usai pasar, mobil pembersih datang. Dihisaplah semua sampah yang berserakan. Tempat itu kembali menjadi taman.
Semuanya berlangsung normal, tertip, teratur tanpa kerusakan. Bila kita lihat untuk pertama kali, tidak terbayang kalau ini adalah pasar yang sangat ramai pada saatnya.

Di pasar inilah, tempat kami sering belanja kebutuhan mingguan.
Tapi, yang saya mau catat adalah dua pilihan produk yang dijajakan. Ada sayur mayur Organik dan non organik. Tomat sebagai contoh. Kita bisa pilih berdasarkan kesadaran akan kesehatan. Namun, tergantung pada kemampuan uang “frank” yang kita punya.
Hal ini karena tomat organik memiliki harga yang relatif lebih mahal.

Di Jepang, saya diajak mengunjungi pasar petani (farmer market). Di sini, saya melihat banyak penduduk berdatangan untuk belanja. Pasar ini ada di tengah-tengah kebun.
Kita boleh memilihnya di rak atau langsung petik di kebun. Kita dengan begitu bisa pilih sebutannya. Kebun di pasar atau pasar di ladang. Kedua duanya adalah bentuk pertanian yang efesien Karena hemat tenaga panen dan transportase. Selain itu, Ini adalah kebun organik sehingga nilai tambahnya berganda.

Di kali lain, saya disuruh oleh pembimbing di Monash University untuk mengunjungi kawasan Organik di Melbourne Australia.
Tempat ini adalah bekas pembuangan sampah kota. Dikelola secara bersama oleh satu komunitas bernama “Cares Community”. Di tempat ini, pupuk organik dan pestisida nabati diproduksi. Tanaman Organik percontohan juga mereka kembangkangkan. Komunitas ini bahkan mengunjungi sekolah secara periodik untuk memberi pemahaman tentang Pertanian Organik.
Kerja sama dengan pemda kota Melbourne.

Di Indonesia, saya medatangi banyak tempat Pertanian tradisional. Ini beberapa di antaranya. Saya ke pegunungan desa Uvelue Donggala, ke Tinombo Parigi Moutong, ke Tinangkung Banggai Pulau dan ke pedalaman Banggai laut. Juga, ke pedalaman Halmahera.
Di tempat tempat ini, petani mempraktekan Pertanian perladangan berpindah (shifting cultivation). Mereka relatif tidak pakai sarana produksi (saprodi) luar (input eksternal) berupa pupuk an-organik dan pestisida kimiawi.

Karena itu, mereka harus berpindah lahan untuk dapat kesuburan baru, sekaligus untuk memutuskan siklus hama penyakit. Satu tindakan pengendalian yang sungguh alamiah.
Di kebun kebun ini, menurut pikiran ku, dipanenlah hasil pertanian yang sangat organik. Dan, bagitu respeknya pada jenis pertanian ini, saya pernah tulis artikel untuk seminar international. Judulnya, “shifting cultivation : the real organic farming”.

Masalah mereka sebenarnya hanyalah perubahan lingkungan external. Ketika, penduduk bertambah, lahan usaha mereka menyempit.
Ruang konsesi jatuh kedunia usaha oleh proses indusrialisasi. Corporate kebun berbentuk State atau pertambangan menguasai puluhan bahkan ratusan ribu hektar. Bandingkan dengan petani ladang yang hanya punya 1 SD 2 hektar. Maka, rotasi lahan yang diawali tindakan paras, tebang dan bakar (slash and burn), dipercepat. Akibatnya, suksesi alamiah terhambat sehingga memproduksi lahan kritis. Bumi tidak lagi mampu mendukung dan menampung (DDDT) praktek bijak nenek moyang ini. Jadilah mereka sebagai tertuduh perusak bumi.

Bila cerita sebelumnya tentang pasar organik di kota Lyon, terjadi pada tahun 1996. Kota kecil di perfektur Gifu Jepang, pada tahun 2004. Ceres Community di kota Melbourne, pada tahun 2008. Maka, praktek perladangan berpindah dari nenek moyang kita, telah lebih dahulu ada berabad silam. Mereka dengan demikian, telah menjadi perintis pertanian organik yang sekarang baru disadari orang Orang moderen. Padahal, nenek moyang kita ini telah memulainya, jauh tempo.***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam