Senin, 10 Agustus 2026
Palu  

PSU di TPS 13, Pemilih Berkurang, Prabowo Raih Suara Tertinggi

PALU EKSPRES, PALU – Antusiasme warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk mengikuti pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), Sabtu 27 April 2019 di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palu, yakni di TPS 12 Kelurahan Baru berkurang.

Hingga batas waktu pemungutan suara pada pukul 13.00 WITA, jumlah warga yang berpartisipasi pada PSU hanya 79 orang dari 130 DPT yang terdaftar, ditambah 3 orang dari Daftar Pemilih Khusus (DPK).
Jumlah ini jauh berkurang dibanding pada Pemilu 17 April 2019 lalu, yakni sebanyak 111 warga yang ikut menyalurkan hak suaranya.

“Pada pemilihan 17 April ada 111 warga yang ikut berpartisipasi. Untuk PSU hari ini banyak yang berkurang, hanya 82 orang yang ikut, 79 dari DPT dan 3 di antaranya adalah DPK,” kata Ketua KPPS TPS 12 Kelurahan Baru, Nur Santi
.
Ia menjelaskan, sejak direkomendasikan untuk dilakukan PSU oleh Bawaslu, pihaknya langsung bergerak untuk menyampaikan kepada warga agar kembali berpartisipasi.

“Kita sudah sampaikan, salah satunya diinfokan melalui Masjid-masjid. Sampai sehari kemarin (Jumat 26 April 2019-red) kita keliling mengantar undangan memilih ke warga-warga,” ujarnya.

Diungkapkannya, Bawaslu merekomendasikan PSU di TPS tersebut setelah menemukan adanya salah seorang warga yang menggunakan KTP-el domisili di luar Kelurahan Baru, yang ikut melakukan pemilihan tanpa membawa formulir A5.

“Suaminya merupakan warga di sini dan terdaftar, namun istrinya KTP asal Jawa. Sebenarnya kami sudah melarang, namun yang bersangkutan tetap ingin memilih serta para saksi juga ikut mendorong, akhirnya diikutkan memilih. Itu memang kelalaian dari kami,” tuturnya.

Pada perhitungan suara PSU di TPS tersebut, pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi unggul telak 67 suara berbanding 15 suara untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Total sebanyak 13 TPS di Kota Palu mendapat rekomendasi untuk melaksanakan PSU oleh Bawaslu. Untuk se-Provinsi Sulteng, Bawaslu merekomendasikan sekira 47 TPS untuk melakukan PSU.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization