Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Marak Pencurian Besi Pagar di Palu

PALU EKSPRES, PALU – Paska bencana 28 September 2018, aksi pencurian di rumah rumah warga terdampak di Kota Palu masih marak terjadi hingga saat ini. Bahkan belakangan, aksi pencurian itu meluas kematerial besi dan logam.
Sasaran utamanya pagar besi dan kabel-kabel berbahan logam.

Keluhan demi keluhan warga yang merasa kehilangan pagar besi belakangan bermunculan. Disampaikan secara  terbuka  melalui  media sosial  maupun  langsung  ke jajaran Pemkot Palu.
Kondisi demikian langsung direspon Wali Kota  Palu Hidayat dengan menerbitkan edaran khusus untuk memperingati para pembeli dan pengumpul barang bekas.

“Surat edaran ini sehubungan dengan banyaknya keluhan masyarakat yang kehilangan besi pagar rumah.
Diduga pelakunya adalah pemulung,”kata Hidayat.

Edaran kata Hidayat menekankan pada pembeli atau pengumpul barang bekas untuk tidak sembarang membeli besi tua maupun barang bekas yang asal usulnya tidak jelas.

“Setiap orang atau badan usaha dilarang mengambil,membeli besi, logam atau barang bekas lainnya yang dikategorikan benda benda tidak jelas barang curian atau hasil kejahatan,”tegasnya.

Bagi pembeli atau pengumpul yang ketahuan mengambil atau membeli akan dikenakan sanksi pidana sebagaimana yang diatur dalam KUHP.

“Sanksi pidananya bisa sampai empat tahun penjara bagi yang kedapatan membeli barang bekas hasil kejahatan,”ujarnya.

Dalam KUHP, sanksi atas kejahatan ini diperluas hingga bagi mereka yang ketahuan menerima tukar, menerima sebagai hadiah, hendak mendapat keuntungan, menjual serta menukarkan.
Selanjutnya membawa,, menyimpan meyembunyikan suatu barang yang ia ketahui atau ia sangka diperoleh karena hasil kejahatan.

“Jangankan besi pagar milik masyarakat, penutup trotoar (manhole cover) yang baru kita bangun banyak yang dicuri,”katanya.

Edaran ini lanjut Hidayat akan ditembuskan pada seluruh forum  pimpinan komunikasi daerah, camat dan lurah sebagai Kota Palu.
Selanjutnya akan diedarkan kepada seluruh pelaku usaha pembelian besi tua dan barang bekas lainnya.

“Jadi ini kita tidak main-main. Akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital