Rabu, 30 September 2026
Daerah  

Puluhan Ahli Waris Korban Bencana Terima Santunan

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI, Margowiyono menyerahkan santunan kepada ahli waris korban bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Kabupaten Donggala. Foto: Jose Rizal/PE

PALU EKSPRES, DONGGALA – Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI, Margowiyono menyerahkan santunan kepada ahli waris korban bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Kabupaten Donggala, 2018 silam sebesar Rp. 1. 950. 000.000.

Dana stimulan tersebut diserahkan kepada ahli waris untuk 130 korban jiwa atas musibah tersebut. Selain Kabupaten Donggala, Margowiyono juga menyerahkan santunan kepada ahli waris korban bencana alam dari Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 15 jiwa sebesar Rp. 225 juta

Dalam sambutannya, Margowiyono mengatakan semoga santunan yang diberikan dapat membantu dan mengobati ahli waris. Ia juga berpesan agar data penerima santunan yang dipakai sekarang agar dimasukkan kedalam data basis terpadu.
“Saya harap data ini sudah paten, sehingga nantinya untuk kedepan dapat mempermudah penyaluran bantuan kembali,” ujarnya, usai menyerahkan secara simbolis dana stimulan kepada ahli waris di halaman kantor bupati Donggala, Jumat (10/5/2019) pagi.

Ia juga meminta ketika nantinya ada pemeriksaan terkait verifikasi dan validasi yg lebih detail, agar dapat dibantu secara transparan dan akuntabel dalam hal pemeriksaan.
Sementara itu, Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos menyampaikan ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah yang telah mencairkan bantuan kepada para ahli waris korban bencana alam untuk Donggala dan Parigi Moutong.

Disampaikannya bahwa apa yang telah diberikan oleh Pemerintah Pusat adalah semata mata karena bentuk tanggung jawab serta kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang benar benar menjadi korban bencana alam.

“Kurun waktu 8 bulan ini, selain kita mengalami bencana alam, kita juga mengalami bencana sosial dan ekonomi. Dimana pekerjaan sudah tidak ada sehingga begitu banyak penggangguran. Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya
Wabup Yasin menekankan agar apa yang telah diberikan oleh pemerintah digunakan dengan sebaik-baiknya agar dapat menopang kehidupan ekonomi masyarakat pasca bencana. Yasin berharap pelaksanaan kegiatan-kegiatan penyaluran bantuan stimulan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Mudah- mudahan bantuan uang tunai sebesar Rp. 15 juta perkorban jiwa ini dapat bermanfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan,” harapnya. Pada penyerahan santunan kepada ahli waris tersebut, pimpinan Cabang BRI Palu, Wahid Gunadi mengaku telah membukakan rekening kepada 130 jiwa untuk Kabupaten Donggala dan rekening 15 jiwa korban bencana untuk Parigi Moutong.

Sementara Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hj. Sitti Norma Mardjanu, SH. M. Si. MH ngatakan bahwa Gubernur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pusat yang telah memberikan santunan kepada korban bencana di Sulteng, dimana penyerahan santunan pada hari ini merupakan tahap pertama.

Ia juga mengatakan, bahwa lambatnya penyaluran bantuan diakibatkan karena panjangnya proses dan menunggu data yang valid serta menunggu tim yang turun langsung ke lapangan untuk mendata kembali. Ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran karena itu yang diharapkan bersama.

Diakhir sambutannya, Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, Pejabat lembaga lainnya serta pejabat yang terkait yang ada di Provinsi dan Kabupaten.

(mg6/palu eksp

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.