Senin, 7 September 2026
Opini  

Ibukota Pindah, TOL Tambu-Kasimbar Satu Keniscayaan

Hasanuddin Atjo . Foto: Dok. PE

RENCANA pemindahan Ibukota Negara dan pusat Pemerintahan ke wilayah Kalimantan semakin menguat. Ini ditandai berkunjungnya Presiden Jokowi yang didampingi beberapa Menteri kabinet ke Kalimantan Timur dan Tengah dalam rangka kesiapan tersebut. Bila rencana itu nantinya terealisasi, maka salah satu tantangan yang perlu disikapi adalah membangun efisiensi dalam rangka menghubungkan Ibukota Negara dengan kawasan Timur Indensia lainnya seperti Maluku dan Papua melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia.

Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) Kawasan Barat dan Timur Indonesia dihubungkan oleh tiga ALKI, yaitu ALKI I berada di antara Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan; ALKI II berada di antara Kalimantan dan Sulawesi; serta ALKI III berada di antara Sulawesi, Maluku dan Papua.

Bila Ibukota dan pusat Pemerintahan telah berpindah ke Kalimantan, maka perjalanan laut dari Ibukota Negara ke wilayah kawasan Timur seperti Maluku dan Papua dapat dilakukan dengan dua pilihan route. Pertama menuju utara melewati Manado selanjutnya berlayar ke Maluku dan Papua, dan route kedua menuju Selatan melewati Makassar dan selanjutnya ke Maluku dan Papua.

Dari aspek jarak kedua route itu memerlukan waktu yang lebih lama, sehingga dalam hitungan akumulasi dan kalkulasi ekonomi akan menurunkan efisiensi yang bermuara kepada penurunan daya saing daerah dan wilayah. Kondisi ini tentunya menjadi salah satu tantangan yang harus dihitung dan dicarikan solusinya.

Tol Tambu-Kasimbar VS Terusan Khatulistiwa Tahun 2008, saya (HasanuddinAtjo) pernah menggagas dalam sebuah tulisan tentang mimpi membangun “terusan Khatulistiwa” yang akan menghubungkan ALKI II dan ALKI III dengan memotong leher Pulau Sulawesi yang lebarnya sekitar 18 km. Salah satu tujuan membangun terusan ini adalah memperpendek jarak dan waktu tempu dalam upaya membangun efisiensi dan peningkatan daya saing.

Gagasan ini kemudian berkembang dalam sejumlah diskusi untuk menggantinya dengan membangun jalan bebas hambatan atau TOL menggunakan teknologi terkini yang menghubungkan Tambu di kabupaten Donggala dan Kasimbar di kabupaten Parigi Moutong.

Hadirnya “TOL Tambu- Kasimbar”, mejadi sebuah pilihan bagi sistem transportasi dan sekaligus memperkuat program TOL Laut yang sudah ada. Truck-truck yang bermuatan komoditas dan kebutuhan konsumsi lainnya dari kawasan Timur akan diangkut dengan kapal Very menuju Pelabuhan Kasimbar, dilanjutkan dengan perjalanan darat melalui “TOL Kasimbar-Tambu”dan selanjutnya diseberangkan menggunakan kapal Very dari Pelabuhan Kasimbar menuju Kawasan Ibukota Negara di wilayah Kalimantan, demikian sebaliknya.

Terbangunnya sistem transportasi terintegrasi Laut-darat-Laut ini, akan membawa banyak manfaat dan salah satunya adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi yang saat ini menjadi salah satu permasalahan Nasional.

Didiskusikan dan Diperjuangkan

Provinsi Sulawesi Tengah yang hanya dipisah oleh selat Makassar dengan Ibukota Negara dan Pusat Pemerintahan harus bergerak cepat memanfaatkan sejumlah peluang dan menekan tantangan, kemudian mendiskusikan lebih dalam apa saja yang harus dipersiapkan dan diperjuangkan, agar tidak didahului dan dimanfaatkan oleh wilayah lain.

Provinsi Sulawesi Tengah memiliki sejumlah keungggulan kompetitif dan komparatif yang bisa menjadi modal dasar. SEMOGA.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam