Senin, 24 Agustus 2026
Palu  

Suasana Sahur Pengungsi Korban Gempa, Suhayati, Pengungsi Balaroa Makan Sahur dengan Supermi

JELANG SAHUR – Suhayati saat menjelang sahur di kompleks pengungsi Balaroa, Selasa 14 Mei 2019. Foto: KIA/PE


PALU EKSPRES, PALU – Meski suaminya lumpuh akibat stroke, Suhayati (47) tak patah semangat menghidupi keluarga termasuk membiayai anak semata wayangnya yang sekolah di SDN Balaroa.

Bagi kebanyakan orang, tanggungjawab ini mungkin berat. Tinggal di tenda di pengungsian, mengurus suami yang sudah dua tahun hanya bisa berbaring. Dan pada saat yang bersamaan menjadi tulang punggung keluarga adalah tanggungjawab yang tidak ringan bagi seorang perempuan dengan usia menjelang setengah abad.

Beban itu, mungkin terasa makin berat di saat momen ramadan seperti saat ini. Di mana nyaris semua harga kebutuhan pokok naik tajam, tak mau kompromi dengan orang-orang seperti Ibu Suhayati ini. Namun kenaikan harga sembako yang menyiksa itu tidak lantas membuatnya uring-uringan. Setidaknya itulah yang terlihat.

Saat Palu Ekspres menyambanginya menjelang sahur dinihari kemarin, Suhayati bahkan selalu menebar senyum. Bicaranya lugas. Nadanya tegas. Menyiratkan beban hidup yang menghimpitnya kini, bukanlah realitas yang harus diratapi. Ia cukup dijalani sebagai rutinitas dari hari ke hari.
Termasuk saat ditanyakan menu sahur, subuh hari ini, Suhayati sambil menenteng wajan merinci satu per satu menu olahan untuk sahur hari itu. ”Hari ini saya cukup panasi sayur. Tadi malam ada pemberian lauk dari orang lain,” katanya lugas. Jika tak ada lagi yang bisa dimasak, maka cukup supermi saja.

Pernah kata dia, Sabtu pekan lalu, tak ada lagi bahan yang bisa diolah untuk menu sahur. Tersisa tinggal supermi sebungkus. Itulah yang dimasak untuk sahur bagi mereka bertiga, suaminya Tomi (56) serta anak semata wayangnya.

Kehidupan Suhayati yang sebelumnya tinggal di Jalan Aliander – Balaroa ini, memang sudah berat. Sejak dua tahun lalu, dialah tiang ekonomi keluarganya. Ia menjual kue titipan dengan penghasilan sekitar Rp200 ribu per hari. Namun gempa yang disusul liquefaksi, September tahun lalu, tak hanya membuat rumahnya raib. Satu satunya mata pencahariannya sebagai penjual kue juga hilang.

Kini di pengungsian, ia mencoba kembali menjual kue titipan dari tetangga. Modal kue Rp800 per biji. Lalu dijual Rp1.000. Ia memperoleh Rp200 untuk setiap kue yang laku. Namun dengan kondisi ekonomi warga di pengungsian yang belum benar-benar pulih, usaha jualan kue tidak bisa lagi diandalkan untuk menopang ekonomi keluarganya. ”Paling banyak kue yang laku hanyaRp50 ribuan. Jadi hitung saja berapa untuk saya,” katanya.

Jika sudah seperti itu, tak banyak lagi yang bisa dilakukannya. Selain berharap bantuan relawan. Sebenarnya, ada keinginan untuk mencari kerja di luar kompleks pengungsian. Namun, keinginan itu harus dipendam. Ia harus menyiapkan waktunya 1 x 24 jam untuk menyapih suaminya yang sehari-hari terus terbaring itu.
Kenaikan sembako saat ramadan, dirasakan cukup memukul ekonomi warga di pengungsian. Ini diakui Ibu Doli (51). Untuk memasak ia tak lagi memakai bumbu dasar. Bawang ataupun cabai. ”Semuanya harga naik. Tidak bisa dibeli. Sementara suami belum ada kerjaan karena tidak ada proyek bangunan di dalam kota,” curhatnya.

Penjual sayur keliling katanya bahkan sudah mengurangi volume. Seikat kangkung harganya tetap seperti dulu. Tapi isinya tinggal beberapa batang. Karena itu, mereka sangat terbantu jika saban menjelang berbuka, ada masyarakat yang membawa menu buka puasa. ”Entah itu makanan atau minuman,” katanya.

Ibu Doli lalu menunjukkan kuah sup di wadah transparan. ”Ini nanti dipanasi supaya bisa buat sahur. Lumayan kalau sayur dari relawan rempahnya lumayan lengkap, berasa enaknya,” katanya terkekeh.

Ibu Doli menuturkan, kehidupan di tenda maupun di huntara, sebenarnya baru solusi sementara. Karena problem terus berdatangan. Terlebih belitan ekonomi, karena mata pencaharian bahkan sekelas buruh bangunan atau buruh cuci harian, sangat sulit didapatkan untuk hari hari ini.
Balada warga di pengungsian ini, mungkin tak hanya kali ini. Ia akan terus ada. Tak hanya saat ramadan. Dan kita membiarkannya hingga mereka mendapatkan jalannya sendiri-sendiri. (kia/palu ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global