Selasa, 20 Oktober 2026
Palu  

Zakat Fitrah dalam Bentuk Uang Lebih Fleksibel

H. Muh.Ramli. Foto: Dok

PALU EKSPRES, PALU – Jelang akhir bulan Ramadan umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah untuk menyucikan harta sebelum Idul Fitri. Secara syariat zakat fitrah dibayarkan menyesuaikan dengan makanan pokok umat Islam di masing-masing daerah. Di Indonesia zakat fitrah ditetapkan dalam bentuk beras seberat 2,5 kilogram atau 3,5 liter perjiwa, atau dapat pula berupa uang senilai dengan harga pasaran beras tersebut.

Untuk jenis beras yang dizakatkan kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) disesuaikan dengan jenis beras yang dikonsumsi sehari-hari oleh muzakki (pemberi zakat). Begitupun dengan pembayaran zakat dalam bentuk uang, disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi oleh masing-masing muzakki.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Muh. Ramli saat dihubungi, Rabu 22 Mei 2019 menyebutkan besaran zakat telah ditetapkan sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras. Hal itu telah secara resmi disampaikan oleh Kanwil Kemenag Sulteng kepada seluruh Kantor Kemenag di Kota dan Kabupaten di Sulteng, untuk diteruskan informasinya oleh tiap KUA ke seluruh masyarakat Muslim di Sulteng.

Untuk besaran pembayaran zakat dalam bentuk uang, Ramli menyebutkan Kantor Kemenag di tiap daerah menetapkan besaran dengan berbeda-beda sesuai dengan asumsi harga rata-rata beras di pasaran setempat. Beberapa Kantor Kemenag di daerah turut menetapkan besaran standar pembayaran zakat.

Beberapa daerah yang menetapkan standar besaran rata-rata zakat dalam bentuk uang, antara lain Kemenag Kabupaten Poso yang dalam surat edarannya menetapkan sebesar Rp25.000 perjiwa berdasarkan harga rata-rata beras Rp10.000 perkilogram. Kemudian Kemenag Kabupaten Morowali yang menetapkan Rp30.000 perjiwa berdasarkan harga beras tertinggi sebesar Rp12.000 perkilogram.

Selanjutnya Kemenag Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp25.000 perjiwa, berdasarkan asumsi harga beras di pasaran Rp10.000 perkilogram. Lalu Kemenag Kota Palu menetapkan standar Rp28.000 perjiwa, berdasarkan pembulatan dari asumsi harga beras di pasaran Rp11.000 perkilogram. Serta Kemenag Kabupaten Morowali Utara menetapkan standar Rp30.000 perjiwa berdasarkan asumsi harga beras pasaran Rp12.000 perkilogram
“Beberapa daerah menetapkan besaran standarnya, beberapa lainnya tidak. Intinya pembayarannya dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi sesuai dengan takarannya yakni 2,5 kilogram atau 3,5 liter,” kata Ramli.

Salah satu daerah yang menetapkan besaran zakat fitrah dalam bentuk uang dengan beberapa pilihan, adalah Kemenag Kabupaten Tolitoli yang dalam surat edarannya memberikan pilihan jumlah pembayaran menyesuaikan dengan harga beras di pasaran yang berkisar pada Rp8.000 hingga Rp12.000 perkilogram. (abr/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam