Senin, 24 Agustus 2026
Palu  

Kombinasi Mangrove – Tanggul Mencuat dalam Libu Ntodea

DIKSUSI – Forum libu ntodea digelar khusus membahas rencana dan strategi pengelolaan ruang dan kawasan pesisir Teluk Palu paska bencana, Sabtu 25 Mei 2019. Foto: HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU – Forum libu ntodea memunculkan berbagai ide dan gagasan dari para ahli dan pakar terkait pengurangan resiko bencana tsunami di pesisir Teluk Palu. Ide dan gagasan itu berkembang dari dikotomi, mana yang lebih pantas untuk menahan gelombang tsunami. Apakah  tanggul beton yang rencananya akan dibangun dengan pinjaman Jepang, atau berupaya mengembalikan ekosistem tanaman mangrove.

Dari dikotomi itu muncul beberapa gagasan tengah. Yaitu mengombinasikan antara tanggul beton dan tanaman mangrove. Terlebih  sejumlah penelitian menegaskan tidak semua kawasan pesisir Teluk Palu bisa ditanami mangrove.

Ide ini disuarakan Wakil Rektor IAIN, Abidin Djaraf setelah mendengar informasi bahwa tidak semua wilayah pesisir bisa ditanami mangrove. Sementara disisi lain, pembangunan tanggul bukanlah pilihan yang tepat terlebih adanya penolakan dari kelompok masyarakat.

Karena itu menurutnya jalan tengah adalah mengombinasikan keduanya dalam mitigasi pengurangan resiko bencana sunami.

“Tapi intinya harus lakukan reset dan kajian dari kedua pilihan tersebut,” katanya.

Bahkan bila perlu, Abidin mengajak masyarakat Palu khususnya yang berkepentingan dalam dikotomi itu melaksanakan salat istikharah untuk menentukan pilihan yang paling tepat.

Pakar sejarah Andi Actho dalam forum itu menyebut sepengetahuan dia di Kelurahan Lere tidak pernah ditumbuhi mangrove. Yang ada justru di sekitar pantai Kelurahan Siale. Itupun nanti ditanam antara rentan waktu 1930 sampai 1938 atau persis setelah gempa dan tsunami tahun 1927.

Tsunami di Palu menurutnya pun tidak merata. Ada pemukiman warga di pesisir yang sama sekali tidak terdampak.

“Contohnya di Loli Oge tidak dikena sunami. Mamboro lama dan baru juga demikian. Yang lama itu aman dan baru yang terkena,” ujarnya.

Artinya kata dia, mangrove bisa menjadi pilihan sesuai dengan kecocokan wilayah. Untuk Palu perlu mencoba mangrove endemik. Karena magrove impor pernah gagal dicoba di pesisir Palu.

Lala, warga Kelurahan Tippo menanggapi adanya petisi penolakan tanggul yang kini menembus 5000 orang. Menurut dia apakah petisi itu mewakili semua masyarakat Palu utamanya yang terdampak di pesisir.

Terkait riwayat mangrove, Lala menyebut dari tiga kelurahan yakni Tipo, Silae dan Lere, mangrove hanya pernah tumbuh di wilayah Silae.

“Untuk itu, jika pilihannya mangrove maka kami warga Tipo akan menolak. Karena sudah pernah kami lakukan tapi tidak berhasil,” ujarnya.

Sebaliknya lebih mendukung jika penahan gelombang tsunami dibuat dengan membangun tanggul beton.

“Ambil contoh sungai Palu yang ditahan dengan tembok. Kalau hanya mangrove itu akan butuh  waktu lama,” katanya.

Kepala Bappeda Palu, Arfan menyebut, semua rencana pembangunan tanggul saat ini sedang dikaji bersama. Wali Kota menurut dia baru sebatas memberi persetujuan tentang kajian.

Dia menuturkan, pilihan alternatif selain tanggul masih bisa diakomodir. Namun pilihan mengenai adanya kombinasi antara tanggul dan mangrove sebenarnya sudah ada dalam perencnana pihak JICA Jepang.

“Bahkan pilihan untuk menggunakan batu gajah juga ada dalam perencaan pihak JICA,”jelasnya.(mdi/palu ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global