Jumat, 21 Agustus 2026
Palu  

Begini Cara Penyintas Likuifaksi Petobo dan Balaroa Menyambut Idul Fitri di Huntara

IMG-20190605-WA0004

TAKBIR dan tahmid membahana di atas langit Petobo. Kawasan ”mati” yang kini berubah menjadi pemukiman ramai. Suara takbir yang dipantulkan dari pengeras suara terdengar bersahutan di antara masjid yang letaknya tak seberapa jauh. Gemerlap bohlam tampak menghidupkan suasana di huntara yang kini dihuni seribuan lebih jiwa itu.

Kemeriahan Anak-anak di kompleks huntara, tampak terlihat di sepanjang jalan sepanjang bangunan huntara (hunian sementara). Mereka bergerombol di jalanan. Di tangannya menenteng tas belanjaan. Menandakan anak-anak penyintas ini baru saja dari pertokoan membeli busana baru. Beberapa di antaranya bahkan mengepas baju barunya di depan teman-temannya. Sebelum akhirnya dipanggil orang tuanya untuk makan malam.

Beberapa di antaranya, berkumpul di depan bilik huntara, menyalahkan puluhan lilin kecil berjejer memanjang di teras huntara. Suasana yang semakin menambah kesyahduan malam 1 syawal tersebut.

Sedangkan para orang tua, pun tak kalah sibuknya. Suami istri bahu membahu menjaga perapian yang sengaja dibuat di depan bilik huntara masing-masing. Sekilas terlihat mirip api unggun yang berjejer rapi. Malam itu, masing-masing penghuni huntara membuat dapur ekstra karena ada sajian spesial di hari kemenangan tersebut.

Ibu Aminah (41) mengaku, malam ini dia dan dua anaknya membuat burasa dan kalopa – dua jenis kuliner yang tidak boleh absen di setiap momentum lebaran. Untuk lauknya Ibu Aminah yang kehilangan suaminya pada musibah gempa lalu, membuat sajian kaledo dan Uve Mpoi. Keduanya adalah kuliner khas Kaili. Ini juga sajian wajib ”Kalo papanya masih hidup, sudah dia yang di dapur. Kalo saya bersih-bersih rumah,” ujarnya mengenang mendiang suami yang hilang di liquefaksi di Petobo.

Di Masjid Munzalan Mubarakan, terlihat perempuan seorang diri membersihkan sekeliling masjid. Di adalah Ibu Zubair (47) pegawai di Biro Ekonomi di Kantor Gubernur. Huntara yang ditempatinya, berdampingan dengan mesjid Al Hidayah. Ia mengaku bersih bersih masjid karena akan digunakan untuk salad id besok pagi.

Di tengah keceriaan menyambut Idul Fitri, beberapa warga Petobo termasuk Ibu Zubair merasa sedih karena harus menjalani Idul Fitri tanpa orang orang tersayang. Dimana kepergian orang orang itu, sangat tidak terduga dengan cara yang mengenaskan. ”Tapi mungkin sudah jalannya seperti itu,” ungkap Ibu Ariana (27) mencoba bersikap realistis.

Pemandangan kurang lebih sama terlihat pula permukiman Balaroa. Takbir terdengar bersahutan dari mesjid Al Hidayah dan mesjid Munzalan Mubakaran, Balaroa Atas yang berjarak 150-an meter. Beberapa remaja tampak memasang tenda untuk menaungi jamaah jika terjadi hujan. ”Ini lagi pasang tenda, buat jaga-jaga jangan sampai hujan,” ungkap salah seorang ta’mir mesjid Al Hidayah.

Suasana religius tampak terasa di hunian yang didominasi tenda bantuan dari Pemerintah Turki itu. Di setiap tenda tampak terdengar alunan suara mengaji yang dipantulkan sound sistem milik warga. Salah soerang ibu dan anaknya yang sedang menjaga tungku burasa, terdengar menyetel lagu milik Nisya Sabyan dari telepon pintar milik anaknya. Masih di tenda hunian Balaroa, Ibu Asti (41) terlihat khusuk menyimak lagunya Grup Band Ungu bertitel, Andai Kutahu yang diteruskan dengan lagu berikutnya, Surgamu dan Dengan Napasmu. Lagu lawas yang dibawakan Wakil Wali Kota Palu ini, Sigit Purnomo Said ini, bahkan diulang hingga dua kali.

Sambil mendengar lagu Ungu yang sarat makna itu, ia teringat anaknya yang hilang di Pantai Talise saat kawasan wisata itu dihajar ombak. Di dapur yang dipisah tirai kaku bergambar wajah caleg, tampak jejeran burasa, teratur rapi. Sedangkan di atas api kompor, mengeluarkan suara yang menggelegak serta aroma rempah wangi. Ibu Asti sedang memasak Uta Dada – untuk melengkapi sajian keluarga kecilnya pagi besok. ”Ini lebaran pertama tanpa anak saya,” katanya iba. Ia mengaku, nyaris saban hari selalu teringat wajah anaknya.

Dari sejumlah pengungsi yang ditemui, mayoritas mengaku momentum ramadan ini mereka cukup terbantu kebaikan hati para dermwan. Dengan itu, mereka bisa membeli beragam kebutuhan dasar menyambut hari kemenangan. Mulai dari baju baru untuk anak-anak, kue-kue, daging dan bahkan kasur busa tipis untuk alas tidur.

Namun seusai ramadan, para penyintas ini kembali dihantui kekurangan kebutuhan dasar, di saat para suami mereka belum mendapatkan pekerjaan yang layak untuk menghidupi keluarganya. (kia/palu ekspres)

P

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri