PALU EKSPRES, PARIGI– Tanah longsor terjadi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Akibatnya, jalan Trans Sulawesi di Dusun Pangas Desa Palasa Lambori Parigi Moutong tertutup oleh material longsoran, Sabtu 15 Juni 2019, sekitar pukul 17.00 wita.
Informasi yang diperoleh media ini dari salah satu anggota tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong, Rifai Pakaya mengatakan, musibah tanah longsor di Dusun Pangas tersebut, tim Tagana sudah turun ke lokasi sejak pagi tadi dipimpin langsung Pembina Teknis Tagana Dinas Sosial Parimo, Ariesto.
Satu unit mobil terjebak material longsor di jalur Trans Sulawesi Palasa, Sabtu (15/6/2019). Foto : Istimewa
Menurutnya, longsor yang terjadi di Palasa sejak sore hari dan menutupi sebagian badan jalan diperkirakan sepanjang ratusan meter.
“Kejadian kemarin sore, ratusan meter jalan di tutupi material longsoran,”ujar Rifai Pakaya dari tim Tagana Parimo, Minggu 16 Juni 2019.
Menurut dia, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, satu unit mobil jenis Toyota Avansa warna putih terperangkap di tengah material longsor. Kemudian satu unit motor jatuh ke laut.
“Longsornya bukan di permukiman warga tapi di gunung di jalur Trans Sulawesi Dusun Pangas Kecamatan Palasa,” ujarnya.
Antrian kendaraan yang terjebak longsor. Foto: Istimewa
Peristiwa itu, lanjut dia, menyebabkan ratusan kendaraan antri dari arah selatan Parimo, begitupun sebaliknya. Menurutnya akses jalan baru bisa dilalui sekitar pukul 03.00 dini hari tadi, karena Dinas terkait sudah menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor.
Diketahui, Kabupaten Parigi Moutong dan sekitarnya, akhir-akhir ini memang sedang dilanda cuaca ekstrim. Sehingga diharapkan cuaca hari ini bisa cerah agar proses pembersihan material longsor bisa berjalan lancar.(asw/palu ekspres)







