Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Hujan di Sulteng Dipicu Gejala Cuaca Eddy, Masih Berpotensi Hujan Dua Hari Mendatang

PANTAU CUACA – Prakirawan Cuaca BMKG Mutiara Sis Aljufei Palu, Ambinari Rachmi Putri  menjelaskan prakiraan cuaca di kantor BMKG, Minggu 16 Juni 2019. Foto: HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU– Hujan yang mengguyur  Kota Palu pada Jumat hingga Sabtu 15 Juni 2019 dipicu adanya gangguan cuaca berupa sirkulasi tertutup yang terjadi di atmosfir. Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) menyebutnya ‘Eddy’.
Fenomena Eddy terjadi lantaran adanya pergerakan udara dari tekanan tinggi ke tekanan rendah.

Prakiraan BMKG Mutiara Sis Aljufri Palu, Ambinari Rachmi Putri menjelaskan, fenomena Eddy yang terpantau bergerak di atas wilayah Sulteng terjadi pada 15 Juni 2019. Menurutnya ketika Eddy terjadi, maka  akan mempengaruhi angin diatas daerah yang dilaluinya. Dimana angin akan  melambat dan menyebabkan penumpukan dan pertumbuhan awan.

“Ketika Eddy atau sirkulasi tertutup,  biasanya daerah sekitarnya akan mengalami gangguan cuaca. Misalnya cuaca yang dalam keadaan cerah bisa tiba-tiba hujan,”jelas Ambinari, Minggu 16 Juni 2019.
Untuk kasus hujan di Sulteng, angin bergerak ke tekanan rendah menuju pulau Kalimantan. Hal ini menyebabkan hampir seluruh wilayah Sulteng mengalami hujan. Ditambah lagi saat melambatnya pergerakan angin, juga terjadi kelembapan udara.
Berdasarkan analisis kelembapan lapisan udara diatas Sulteng tersebut samgat mendukung untuk terbentuknya awan hujan. Sehingga bisa dikatakan, hujan yang terjadi disebabkan eddy dan kelembapan udara.

“Di atas pulau Sulawesi angin terpantau tiba tiba melambat. Ini memicu awan bertumbuh ke atas menyebabkan hujan seharian,”paparnya.

Meski cendrung membaik namun potensi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat diperkirakan masih akan terjadi untuk dua atau tiga hari mendatang.
Ambinari menambahkan, potensi hujan sehari atau dua hari kedepan dipicu gejala Madden Julian Oscillation (MJO) yang bergerak di sebelah barat pulau Sulawesi.

“Untuk  MJO ini masih berpotensi sampai beberapa hari kedepan. Sedang potensi dalam hitungan seminggu kedepan masih akan terus kami pantau,”katanya.

Madden Jullian oscillation (MJO) adalah siklus pergerakan Massa udara Dari barat ke Timur Di sepanjang ekuator.
MJO sendiri lanjut dia merupakan siklus. Ada kalanya MJO akan melewati wilayah Indonesia pada periode-periode tertentu. Pada saat MJO melewati wilayah yang memiliki kadar kelembaban udara tinggi, akan terbentuk potensi hujan di wilayah tersebut.

Berdasarkan prakiraan Bureau of Meteorology (BOM), sebuah instansi di Australia yang memantau pergerakan MJO masih akan terjadi selama dua hari ke depan karena MJO masih berada di wilayah Indonesia.

“Memerhatikan potensi kadar kelembaban udara di Sulteng dan adanya MJO serta historis curah hujan yang meningkat di Bulan Juni (pada tahun lalu). Maka hujan masih berpotensi terjadi di Sulteng pada sore hingga dini hari pada dua hari ke depan,”demikian Ambinari.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital