Minggu, 9 Agustus 2026

Kemenkumham: Setnov Menghilang dari RS

Setnov

PALU EKSPRES, JAKARTA– Narapidana korupsi proyek KTP-el Setya Novanto ternyata tidak sedang plesiran saat kepergok warga berada di toko bangunan di daerah Padalarang, Bandung, Jawa Barat.

Klarifikasi itu sebagaimana disampaikan Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Kemenkumham, Junaedi kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Dia meluruskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah Setya Novanto meninggalkan rumah sakit tanpa sepengetahuan petugas saat sedang dirawat.

“Ya saya coba untuk klarifikasi dulu ya. Jadi bukan pelesiran, beliau itu dirawat di RS dan meninggalkan RS tanpa sepengetahuan petugas yang mengawal,” katanya.

Junaidi menjelaskan, Setnov awalnya mengalami sakit dan harus dirawat inap di RS Sentosa Bandung pada Senin (10/6/2019) lalu. Perawatan ini telah mendapatkan surat perintah dari pihak Lapas Sukamiskin setelah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

“Kemudian, hasil TPP Setnov direkomendasikan untuk dirawat di RS Sentosa. Kemudian Kalapas mengeluarkan surat perintah untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RS Sentosa,” beber Junaedi.

Selanjutnya, saat Setnov dibawa ke rumah sakit dan ditangani dokter di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pemeriksaan intensif atas sakit yang diderita.

“Kemudian hasil pemeriksaan dokter menetapkan bahwa Pak Setnov harus dirawat inap,” kata Junaedi.

Selama perawatan, ada petugas pengawal yang melekat bertugas menjaga mantan ketua umum Golkar itu. Petugas itu terdiri dari dua orang petugas lapas dan satu dari kepolisian.

Namun kemudian, Setya Novanto sempat menghilang dari RS Sentosa. Hal tersebut terjadi saat Setnov meminta izin kepada petugas pengawal untuk melunasi pembayaran administrasi atas perawatannya.

Pada Jumat (14/6/2019), Setnov yang dirawat di lantai 8 kamar 851 pamit untuk menyelesaikan pembayaran administrasi biaya perawatan RS di lantai 3. Setnov dengan kursi roda dan didampingi keluarga keluar dari kamar perawatannya tersebut.

Namun setelah sepuluh menit, petugas pengawal melakukan pengecekan ke lantai 3. Ternyata, didapati Setnov tidak ada.

“Ternyata beliau meninggalkan RS. Dilaporkan kepada Kalapas, Kadiv, dan Kakanwil. Ternyata pada pukul 17.43 WIB, Pak Setnov kembali ke RS Sentosa. Atas kembalinya beliau itu dilaporkan kembali oleh pengawal. Setelah itu, Pak Setnov dibawa ke Lapas Sukamiskin,” demikian Junaedi.

(rmol)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital