Jumat, 4 September 2026
Palu  

Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus Hoaks Yahdi Basma

Edmon Leonardo Siahaan. Foto: Dok. PE

PALU EKSPRES, PALU– Penyidik dalam kasus hoaks “Longki Djanggola Biayai Aksi People Power” diminta tidak hanya menjerat terlapor dengan pasal Undang-Undang (UU) ITE atau pasal perbuatan tidak menyenangkan.

Ada UU lain yang bisa diterapkan yang  ancamannya  bisa tinggi dari sekedar ancaman UU ITE. Meskipun kemudian dalam materi aduan hanya mencantumkan perbuatan pelaku dengan pelanggaran UU ITE dan perbuatan tidak menyenangkan.

Penyidik perlu menggali pasal pasal dalam UU yang berkaitan dengan penyebaran hoaks tersebut. Contohnya UU nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Kuasa hukum Gubernur Sulteng, Edmon Leonardo Siahaan menjelaskan, UU 1 tahun 1946 ini digunakan untuk menghukum pelaku penyebaran hoaks seperti dalam kasus Ratna Sarumpaet tentang penganiayaan  dan Rahman Ical tentang hoaks demo tenaga kerja asing di Kabupaten Morowali.

“Itu yuriceprudensi yang harus ditegakkan dalam kasus hoaks yang melibatkan Anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma ini,”terang Edmon, Rabu 19 Juni 2019.

Menurut dia, dalam pasal 14 ayat 1 disebutkan bahwa barang siapa, dengan sengaja  menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan
sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi tingginya sepuluh tahun.

Kemudian pasal (2) barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang
dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.

“Faktanya dalam kasus Ratna Sarumpaet dan Rahman Ical mereka diejarat dengan pasal 14 UU 1 tahun 1946 tersebut,”ujarnya.

Sebab kata Edmon, penyebaran hoaks yang dilakukan Yahdi Basma dan akun Facebook lainnya ia adalah perbuatan yang menyebabkan timbulnya keonaran di tengah tengah masyarakat. Mengingat Longki Djanggola adalah seorang Gubernur yang notabene yang didukung masyarakat.

“Bayangkan saja ini hoaks yang ditujukan kepada seorang gubernur. Memfitnah gubernur dalam framing hoaks ini pada prinsipnya telah menimbulkan keoanaran,”sebutnya.

Polisi lanjut dia harus berlaku adil dalam kasus yang sama. Hukum menurutnya tidak boleh membeda bedakan pelaku meskipun kemudian Yahdi Basma masih sebagai anggota DPRD Sulteng aktif.

“Semua orang sama didepan hukum. Ndak ada bedanya kasus Yahdi Basma dengan kasus Ratna Sarumpaet dan Rahman Ical,”tekannya.

Edmon pun menilai penanganan laporan kasus hoaks diatas terbilang lamban ketimbang kasus hoaks demo TKA Morowali yang menimpa Rahma Ical.  Dalam kasus hoaks demo TKA, polisi terburu buru menetapkan pelaku sebagai tersangka dan tidak sampai waktu sebulan sudah melakukan penahanan.

“Hukum harus diberlakukan adil. Prosesnya harus profesional agar tidak memunculkan preseden buruk bagi penegakan hukum kita di Indonesia,”pungkasnya.(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam