Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Wali Kota Palu Kaji Rencana Bantuan Prancis, Mencuat Saran untuk Halau Tsunami

DISKUSI – Wali Kota Palu Hidayat menerima kunjungan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu 19 Juni 2019 di ruang Wali Kota Palu. Foto: HAMDI ANWAR.

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyarankan Pemkot Palu untuk menanam mangrove di pesisir teluk sebagai upaya pengurangan resiko gelombang abrasi maupun gelombang tsunami.

Saran ia sampaikan langsung kepada Wali Kota Palu Hidayat dalam kunjungannya ke Kota Palu, Rabu 19 Juni 2019 di ruang kerja Wali Kota Palu.
Risma datang bersama perwakilan organisasi kota se Asia Pasific (UCLG Aspac) dan Cites United Francis (CUF).

Menurut dia, penanaman mangrove pernah ia terapkan untuk mengatasi gelombang abrasi pada salahsatu daerah di Surabaya. Daerah tersebut kerap terdampak gelombang abrasi yang menyebabkan rusaknya peralatan melalui para nelayan.

“Dampaknya apa bagi pemerintah saat itu? Kita selalu memberi bantuan peralatan,”kata Risma.
Namun kemudian sebut dia, Maslaah demikian ternyata bisa selesai dengan menanami kawasan pesisir daerah tersebut dengan mangrove dari jenis Cemara udang. Alhasil kata dia, dampak gelombang abrasi perlahan teratasi. Sehingga kemudian pemerintah tidak lagi terus menerus membantu peralatan nelayan.

“Cemara udang atau mangrove.
Jadi kitq tidak bantu lagi nelayan yang sewaktu gelombang sering merusak peralatan nelayan. Makanya lebih baik kembali ke alam,”ujarnya.

Akan tetapi tambah Risma, penanaman mangrove pun tidak perlu dilakukan di sepanjang pesisir.
Artinya jika ada areal yang tidak berpotensi terdampak gelombang, maka mangrove boleh dikesampingkan.

“Karena ada penelitian tentang jenis jenis mangrove yang cocok dikembangkan di kawasan kawasan pantai tertentu,”jelasnya.

Selain itu Risma dalam kunjungannya itu juga menyarankan Pemkot Palu mengembangkan embung sebagai resapan air untuk mengurangi dampak banjir.
Sebagaimana yang telah ia lakukan di Surabaya untuk mengatasi banjir.

“Dulu banyak wilayah yang sering banjir. Tapi begitu saya menjabat saya perbanyak embun atau spon. Dan masyarakat senang akan hal itu karena memang sekarang tidak banjir lagi,”bebernya.

Kedatangan Risma di Kota Palu untuk meninjau realisasi bantuan Pemkot Surabaya di Kota Palu.
Adapun jumlah bantuan masyarakat Surabaya untuk bencana di Palu, Sigi dan Donggala sebesar Rp3.719.594.532.

Kunjungannya ke Kota Palu menurut Risma juga untuk menggali informasi mengenai kebutuhan Pemkot Palu dalam proses pemilihan bencana.
Menyusul adanya rencana pemberian bantuan dari pihak Francis dalam organisasi CUF.

“Ya kita kaji dan cari informasi dulu apa saja yang perlu mereka bantu,” pungkasnya.

Bantuan ke Kota Palu antara lain berupa pembangunan pasar Pomade senilai Rp1.114.506.000 seluas 500m² di Kelurahan Baia Kecamatan Tawaeli.

Bangunan sentra UKM senilai Rp545.666.000 di Kelurahan Alias Kecamatan Mantikulore. 11 unit Hunian tetap (Huntap) typ3 36 senilai Rp659.993.840 dengan ukuran 6x6m² di Kelurahan Tondo. Dalam masa tanggap darurat Pemkot Surabaya juga mengirimkan tim tanggap bencana sebanyak 66 orang sejak Oktober sampai dengan November 2018. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization