Selasa, 29 September 2026
Daerah  

Perahu Tenggelam, Satu Nelayan Hilang di Parimo

Pencarian korban tenggelam yang menimpa Hamid (34) yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan. Pencarian dilakukan oleh Tim SAR dibantu oleh warga setempat. Foto: istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Nasib naas menimpa salah seorang warga Ambesia Barat, Tomini, Parigi Moutong yang bernama Hamid (34) yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan. Hamid dikabarkan tenggelam saat sedang mancing pada Kamis malam (20/6) tepat pukul 21.30 wita di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong.

Berdasarkan kronologis yang diterima petugas komunikasi Basarnas Palu dari salah satu kerabat korban mengatakan korban keluar melaut pada hari Kamis malam pukul 21.30 waktu setempat bersama 3 orang rekannya dengan menggunakan 1 perahu. Saat sedang mancing tiba-tiba cuaca buruk angin kencang disertai ombak yang mengakibatkan perahu tenggelam, kedua rekan korban yang bernama Nandi (19), Rahmat (18) selamat karena mampu berenang sedangkan korban tidak bisa berenang. Saat kejadian kedua rekan korban masih sempat menarik tangan korban namun korban tidak berhasil diselamatkan. Mengetahui rekannya tenggelam kedua korban langsung melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar. Namun informasi tersebut baru diterima Basarnas Palu pada Jumat (21/6) pukul 09.45 dari Bapak Akrim (TRC Pramuka).

Mengetahui hal tersebut Kepala Kantor Basarnas Palu langsung mengerahkan 2 (dua) tim rescue dari Pos SAR Parigi 5 (lima) orang dan Unit Siaga SAR Tolitoli 5 (lima) orang untuk menuju lokasi tersebut.

“Tim sudah dalam perjalanan menuju kelokasi, adapun jarak dari Pos SAR Parigi 193,66 Km, jadi perkiraan tim tiba disana pukul 16.10 wita, ucapnya. (kia/palu ekspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.