Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Lurah Diminta Mengatur Pengangkut Sampah Mandiri

URUS SAMPAH – Pengurus pengendali sampah Kota Palu mengisi waktu senggang untuk membahas masalah persampahan. Foto: HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU – Jasa angkutan sampah dari rumah tangga menuju tempat pembuangan sementara (TPS) disoroti  pengendali sampah Kota Palu. Pengendali sampah merupakan jajaran pengawas dibawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Jasa angkutan sampah umumnya dilakukan secara mandiri oleh warga tanpa koordinasi pemerintah kelurahan maupun DLHK. Mereka menggunakan mobil bak terbuka atau motor kaisar untuk mengangkut sampah dari rumah tangga. Atas jasanya kemudian  memungut iuran bulanan dari masyarakat secara bervariasi.
Koordinator pengendali sampah, Muchsin, mengaku, angkutan sampah mandiri memang cukup efektif mengatasi masalah sampah tingkat rumah tangga.

Namun yang menjadi masalah, jasa angkut mandiri ini tidak langsung membuang di tempat pembuangan akhir (TPA) di kelurahan Kawatuna. Melainkan membuangnya di TPS-TPS yang telah disediakan DLHK.

“Harusnya mereka langsung bawa ke TPA agar TPS yang disediakan DLHK tidak cepat penuh,”katanya.
Selain itu, para pengangkut sampah mandiri ini sama sekali tidak berkontribusi terhadap pemerintah. Sementara penghasilan yang mereka dapat ujar Muchsin, bisa mencapai jutaan rupiah dalam sebulan. Karena rata-rata pengangkut mandiri ini memungut iuran antara Rp25 ribu sampai dengan Rp30ribu dari setiap rumah tangga.
Artinya kata dia, jika buangan sampahnya hanya menuju TPS, maka harusnya mereka berkontribusi kepada DLHK. Dengan cara menyisihkan sedikit iuran rumah tangga kepada DLHK sebagai kontribusi atas jasa penyediaan TPS.

“Minimal mereka menyisihkan Rp3ribu dari setiap tagihan ke DLHK untuk setidaknya bisa membantu biaya operasional pengangkut sampah dari dinas,” hemat Muchsin.
Apalagi kata Muchsin, kegiatan pengangkut mandiri ini turut berkontribusi terjadinya penumpukan sampah di TPS-TPS yang telah disediakan. Kondisi itu kemudian menjadi salah satu penyebab banyak warga yang terpaksa membuang sampah diluar dari bak TPS jika bak sampah sudah penuh.

“Bak bak sampah TPS kita jadi cepat penuh. Masyarakat akhirnya membuang diluar bak,” paparnya.

Dia berharap kegiatan angkutan mandiri ini menjadi perhatian bersama utamanya jajaran pemerintah kelurahan. Pemerintah kelurahan perlu duduk bersama membahas kegiatan angkutan mandiri ini agar setidaknya juga bisa memberi kontribusi bagi kegiatan angkutan sampah yang dilakukan DLHK.

“Ini masukan kami coba duduk bersama. Agar kegiatan itu juga bisa memberi manfaat bagi pemerintah,”pungkasnya.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital