Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Wali Kota Hidayat Bantah Bantuan Bencana ke Palu Rp75 T

SAMBUTAN – Wali Kota Palu Hidayat dalam kegiatan hahal bil halal, Kamis 27 Juni 2019 di hutan Kota Kaombona Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Rangkaian kegiatan halal bil halal lingkup Dinas Pendidikan Kota Palu diakhiri oleh unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Kecamatan Palu Timur -Mantikulore, Kamis 27 Juni 2019 di kawasan Hutan Kota Kaombona Palu.

Wali Kota Palu Hidayat yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyatakan halal bil halal merupakan tradisi umat Islam di Indonesia untuk merajut kebersamaan dan persatuan. Kebersamaan dan persatuan kata dia notabene tradisi dan karakteristik masyarakat Kaili.

Halal bil halal juga sebagai sarana silaturahmi. Membangun nilai-nilai budaya kekeluargaan, kegotong-royongan dan toleransi sebagaimana tema pembangunan Pemerintah kota Palu periode 2016-2021 “Palu Kota Jasa Berbudaya dan Beradat Dilandasi Iman dan Taqwa.”

Dalam kesempatan itu, Hidayat kembali mengklarifikasi isu dan kabar burung yang beredar luas ditengah masyarakat terkait bantuan yang masuk ke Pemerintah kota Palu dalam rangka penanganan bencana.
Santer isu menyebut nyebut bahwa nilai bantuan yang masuk ke Pemkot Palu sudah mencapai Rp75 Triliun.

Menurut dia informasi demikian tidak benar. Karena dalam program penanganan dan pemulihan bencana, Pemkot justru lebih banyak menggunakan APBD.

“Jadi dana bantuan Rp 75 Triliun yang masuk ke Pemerintah kota Palu itu tidaklah benar,” ungkapnya.

Hingga kini pun jelas Hidayat, pihaknya menangani bencana di Palu dengan dana seadanya baik dari APBD ataupun bantuan-bantuan yang masuk ke kas bencana Pemerintah kota Palu.

“Karena itu mari sama-sama membangun kota ini. Hentikan saling hujat menghujat. Kalau kita bersatu, insyaAllah akan lebih cepat lagi menyelesaikan persoalan di kota Palu ini,”tandasnya.

Kegiatan yang digelar keluarga besar UPT Disdikbud Wilayah II kecamatan Palu Timur – Mantikulore tersebut mengangkat tema “Halal bi Halal sebagai Sarana untuk Saling Memperkokoh Silaturahim, Beradat, Berbudaya di Landasi Iman dan Taqwa antar UPT, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan.”

Kegiatan tersebut terangkai dengan purnabakti guru dan penyerahan hadiah pemenang lomba BTQ yang diserahkan langsung Wali kota Hidayat, Sekkot Asri, dan Kadisdikbud Palu, Ansyar Sutiadi.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital