Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemda Belum Optimal Dukung Pencanangan KKB

PALU, EKSPRES, PALU – Kampung keluarga berencana (KLB) merupakan salah satu bagian dari program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang sedang digencarkan BKKBN.

Di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), sedikitnya telah dicanangkan sebanyak 342 KKB yang tersebar di kabupaten dan kota rentan waktu 2016 hingga 2019.

Dari jumlah itu, BKKBN Perwakilan Sulteng mencanangkan sebanyak 339 KKB. Tiga KKB lainnya dicanangkan sendiri oleh Pemkot Palu dengan pembiayaan APBD secara mandiri pada tahun 2019.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C Soriton, mengatakan, tujuan umum KKB prinsipnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau pedesaan melalui program KKBPK. Serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Tujuan khususnya  meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait.

“Selain juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan,” kata Tenny kepada wartawan usai upacara peringatan hari keluarga nasional (Harganas) ke-26 tahun 2019 di kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Jumat 28 Juni 2019.

Namun sayangnya sebut Tenny, setelah pencanangan KKB di seluruh kabupaten dan kota, sejauh ini belum tindakan nyata dari sektor terkait untuk mendukung program tersebut.

Mestinya setelah pencanangan perlu ada komitmen dari pemerintah setempat bersama sektor terkait lainnya. Untuk kemudian secara bersama sama melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan sebagaiman pembentukan KKB itu sendiri.

Terhadap kondisi itu, Tenny menegaskan bahwa tahun ini pihaknya memutuskan untuk fokus kegiatan pada 14 KKB percontohan saja.

Antara lain satu KKB percontohan disetiap kabupaten, kecuali Kota Palu.
Namun  Dua KKB percontohan, yakni di Lorong Bakso, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur menjadi KKB percontohan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan di Kelurahan Pantoloan Boya, Kecamatan Tawaeli menjadi KKB percontohan Pemerintah Kota Palu.

Senada, Kasubdit Hubungan Antar Lembaga dan Bina Lapangan Bidang Advokasi Pergerakan dan Informasi BKKBN Sulteng, Suryani. Dia mengatakan, khusus tahun ini, tidak ada lagi pencanangan KKB dilaksanakan Perwakilan BKKBN Sulteng.

“Kegiatan program akan difokuskan di KKB percontohan. Dengan harapan, bisa menjadi pemicu sektor terkait untuk terlibat dalam KKB lainnya jika indikator kebershasilannya sudah terliihat,” katanya

Namun, kata dia, Pemkot Palu tetap akan mencanangkan delapan KKB di Kota Palu menggunakan APBD Kota Palu. Pencanangan itu diyakini Pemkot Palu menyadari dan sudah merasakan dampak dari pembentukan KKB di wilayah itu. Sehingga, Pemkot Palu tidak lagi mengharapkan dana alokasi khusus (DAK) untuk pencanangan.

“Tiga diantaranya telah dicanangkan dan  rencananya masih ada lima lagi yang akan dicanangkan. Hingga kini, total KKB di Kota Palu termasuk dua KKB percontohan sebanyak 19 KKB,”demikian Suryani.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital