PALU EKSPRES, SIGI– 204 warga Dusun III, Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi yang merupakan korban bencana, menerima hunian transisi yang terbuat dari bambu, yang merupakan batuan KUN Humanity System bersama International Medical Corp (IMC).
Selain bantuan hunian transisi bambu, Kun humanity system dan IMC juga membangun 20 unit toilet dan saluran air bersih untuk 100 orang warga, dan 208 tempat sampah yang dibagikan kepada 500 orang warga di Kecamatan Kulawi tersebut.
“Program berbasis masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan rumah transisi pascabencana yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 silam,” kata Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapata, usai menyerahkan secara simbolis sertifikat hunian itu.
Bupati memberikan apresiasi kepada KUN Humanity System dan IMC atas partisipasinya dalam membantu pemulihan hunian masyarakat yang rusak akibat gempa bumi beberapa waktu silam.
“Dengan menginisiasi rumah transisi rumah ramah lingkungan seperti penggunaan material bambu dan material alami lainnya sangat bagus dan baik. Pasalnya, Kabupaten Sigi kaya akan tanaman bambu jadi sangat tepat apabila memanfaatkan bambu sebagai bahan dasar pembangunan rumah ramah lingkungan ini,” ungkapnya, Sabtu, 6 Juli 2019. (mg4/palu ekspres)





