Sabtu, 5 September 2026
Opini  

KLHS: Antara Gas dan Rem

MUHD NUR SANGADJI online

Muhd Nur Sangadji. Foto: Dok. PE

Oleh : Muhd Nur Sangadji (Hp 0811454282, muhdrezas@yahoo.com)

KLHS dibaca KA EL HA ES adalah sebuah instrument yang relatif masih baru untuk Indonesia. Umurnya baru sepuluh tahunan semenjak dilegalformalkan pada tahun 2009 dalam UU 32 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Di tingkat dunia, KLHS dikenal dengan istilah SEA (Strategy Environmental Assessment) dan dipraktekan sudah cukup lama.

Kehadiran SEA ini bermula dari fakta bahwa meskipun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau EIA (Environmental Impact Assessments) telah dilakukan, masalah lingkungan di level regional belum bisa teratasi. Analis kemudian diarahkan ke hulu untuk menyoal rona alam dikaitkan dengan agenda pembangunan dalam wujud kebijakan, rencana dan program (KRP).


Berbeda dengan AMDAL yang tanggung jawab pembuatannya ada pada pemilik proyek (Pemrakarsa), KLHS adalah tanggung jawab pemerintah. Kalau Amdal dibuat oleh konsultan ahli mewakili pemilik proyek, KLHS dibuat oleh pokja KLHS yang terdiri dari multi Stakeholders. Bila Amdal mensyaratkan partisipasi, namun bersifat pasif (sekedar memberi masukan), maka partisipasi dalam KLHS sangat aktif sebagai penentu. Baik penentu dalam pembuatannya, maupun dalam pengambilan keputusan.

Hal lain yang patut diperhatikan adalah objek kajian. Amdal mengkaji dampak dari sebuah projek mulai dari aspek fisik, kimia, biologi dan sosial serta kesmas.Analisis dampak ini menjadi dasar penyusunan rencana kelola Lingkungan (RKL).KLHS mengkaji kebijakan, rencana dan program berbasis isu srategis. Analisis dilanjutkan dengan kajian terhadap enam muatan (a,l., dampak, biodiversitas, jasa ekosistem, efesiensi SDA, Perubahan Iklim,).


Hasil dari proses ini melahirkan mitigasi dan alternatif yang diintegrasikan ke dalam dokumen induk. Pola pengintegrasian menurut hemat saya, dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, dengan merubah besaran dan intensitas, memindahkan lokasi, melarang atau menghentikan dan sebagainya. Kedua, dengan masukan prasyarat menggunakan kaidah “boleh asalkan”.

Pola yang kedua ini bisa dimisalkan sebagai berikut.
Bila air menjadi faktor pembatas maka sejumlah prasyarat harus diperhatikan. Luasan sawah yang ada tidak boleh ditambah lagi. Luasan hutan harus dipertahankan. Perlu pembuatan embung. Dorong prilaku hidup yang hemat air secara kolektif, dan seterus dalam bentuk rekomendasi.

Semua rekomendasi ini harus ditindaklanjut jabarannya dalam bentuk kebijakan, rencana dan program yang baru sesuai levelitas kewenangannya. Lahirlah aturan tentang larangan pencetakan sawah baru.
Munculah program pembuatan embung, berapa, dimana dan oleh siapa. Penyuluhan, sosialisasi dan pendampingan. Program gerakan kolektif hemat air di masyarakat dan atau melalui kurikulum pendidikan.

Dengan begitu, semu yang tertulis ideal dalam dokumen KLHS ini tida lagi sekedar ada secara administrasi. Tapi, benar-benar berwujud fakta dalam implementasinya. Ini baru kita bisa bilang bahwa KLHS menjawa kegelisahan dan keraguan banya kalangan tentang AMDAL.
Kalaupun AMDAL dilakukan dengan baik dan benar, tidak bisa menjawab semua masalah Lingkungan. Karena it KLHS perlu hadir. Apalagi kalau AMDAL sekeda AMDAL. RKL (rencana kelola lingkungan) da RPL (rencana pantau lingkungan), tidak pernah dipraktekan. Masalah lingkungan pastilah lebih rumit.


walaupun begitu, kehadiran KLHS tidak boleh terkesan menjadi pengambat pembangunan. Sebaliknya, pembangunan yang secara umum dan pragmatis, bertujuan untuk pertumbuhan ekonomi serta secara hakiki untuk kesejahtaraan dan kemakmuran, tidak semena melihat KLHS sebagai penghalang.

Seperti Dua pedal yang sangat harmonis bekerja di kenderaan kita. Pedal Gas dan Rem. Pedal gas inilah dianalogikan sebagai agenda pembangunan (KRP).
Sementara pedal rem adalah KLHS. Bila kenderaan hanya pakai gas semata, kecelakaan dapat dipastikan terjadi. Namun, bila hanya rem yang di fungsikan maka dijamin kenderaan tidak bergerak.

Apabila kenderaan tidak bergerak, tentu resiko menjadi kecil. Tapi, tujuan perjalanannya tidak tercapai. Maka, untuk mencapai tujuan dengan aman dan selamat, diperlukan penggunaan secara bijak dan harmoni kedua instrument (gas dan rem) tersebut. Semoga.**

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam