Rabu, 12 Agustus 2026
Palu  

Tuntut Polda Tangkap Perusahaan Penambang di Tahura

TAMBANG TAHURA – Kadsubdit IV Krimsus Polda Sulteng, AKBP Gani (kanan), saat berbincang bersama para aktivis JATAM Sulteng, terkait aktivitas penambangan di kawasan Tahura, Selasa 31 Januari 2017. (foto: IMAM/PE)

PALU, PE – Beberapa aktivis dari Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng, melakukan aksi di depan Markas Polda Sulteng, Selasa 31 Januari 2017. Mereka menuntut pihak Polda untuk segera memproses hukum perusahaan-perusahaan yang masih melakukan penambangan emas, di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) di wilayah Poboya, Kota Palu.

Dalam aksinya, para aktivis JATAM Sulteng menampilkan foto-foto hasil investigasi mereka, terhadap aktivitas penambangan, yang ternyata masih berlangsung.

Menurut Koordinator JATAM Sulteng, Syahrudin Ariestal, berdasarkan hasil investigasinya, terdapat sejumlah 20-an alat berat serta 200-an truk beraktivitas di dalam hutan, mengangkut material secara sembunyi-sembunyi.

Dia juga menyebut, setidaknya ada 12 perusahaan, yang terindikasi sedang melakukan aktivitas tambang illegal di lokasi Tahura.

“Foto-foto yang kami perlihatkan ini kami dapat dua hari lalu (Minggu 29 Januari 2017-red). Kami datang kali ini, menyampaikan bahwa ada 20-an alat berat dan 200-an truk di dalam hutan mengambil material sembunyi-sembunyi, tanpa ada tindakan dari Kepolisian,” kata Syahrudin.

Syahrudin melanjutkan, berdasarkan perhitungan mereka, dalam sebulan, aktivitas penambangan di Tahura dapat menghasilkan emas seberat total 38 kg. Hal ini, katanya, sangat merugikan Negara, karena dilakukan di kawasan hutan, yang belum diturunkan statusnya oleh pemerintah.

“Kami meminta Polda Sulteng, untuk mencari siapa dalang dari ini semua dan menangkapnya. Karena ini, merupakan suatu tindak pidana di bidang kehutanan,” ujarnya.

Selain itu, Syahrudin juga mengatakan, bahwa turut terdapat indikasi adanya Warga Negara Asing (WNA), yang ikut serta dalam aktivitas penambangan tersebut.

“Tapi kami belum tahu perusahaan mana yang fasilitasi mereka (para WNA), juga soal mereka menggunakan izin apa juga kami belum tahu jelas,” katanya lagi.

Sementara itu, Kasubdit IV Krimsus Polda Sulteng, AKBP Gani, yang menerima para aktivis selaku perwakilan Polda Sulteng, menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan penutupan total terhadap aktivitas penambangan di kawasan Tahura, sejak beberapa hari yang lalu. Oleh karena itu, dirinya mempertanyakan data-data yang didapatkan oleh pihak JATAM Sulteng.

Meski begitu, AKBP Gani menyebut, pihaknya akan menampung aspirasi dari JATAM Sulteng, dan akan melakukan penyelidikan, terkait hal tersebut.

“Akan dilakukan penyelidikan sesuai dengan arahan pimpinan,” pungkasnya. (mg01)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization