Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Basir Ciyo: Penataan Kembali Potensi Prasejarah di Sulteng

SEMINAR – Para pembicara pada seminar tentang Prasejarah di Provinsi Sulteng, Kamis 11 Juli 2019. Foto: IST.

PALU EKSPRES, PALU – Provinsi Sulteng dinilai memiliki banyak potensi prasejarah yang sangat perlu untuk dikenalkan dan dikembangkan, sebagai salah satu potensi destinasi wisata dan riset untuk ilmu pengetahuan. Olehnya, Akademisi Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio menilai perlu adanya upaya penataan kembali, untuk memaksimalkan pengenalan potensi tersebut ke luar.

“Potensi prasejarah ini memiliki nilai historis dan geologis, yang pada era revolusi industri 4.0 ini penting untuk dikelola lebih baik,” kata Prof. Basir, saat menjadi pembicara pada Seminar tentang Prasejarah di Sulteng, yang digelar UPT Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Sulteng, Kamis 11 Juli 2019.

Menurutnya, pengoptimalan pengelolaan potensi prasejarah tersebut akan meningkatkan potensi pariwisata yang nantinya juga berpengaruh positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan prasejarah terkait.

Pembicara lainnya, Sejarawan dari Untad, Haliadi Sadi, Ph.D. juga menyampaikan bahwa di Sulteng terdapat beberapa kawasan yang memiliki potensi adanya Benda Cagar Budaya (BCB).
Ia menyebutkan salah satu contoh di kawasan Lembah Napu yang setidaknya memiliki 24 situs megalitik dalam berbagai bentuk, seperti menhir, dolmen, hingga kalamba.

“Sebaran tinggalan prasejarah berupa megalitik ini, juga dapat ditemukan di kawasan lainnya seperti Lembah Behoa atau Besoa, Lembah Bada hingga di Lembah Palu,” ujar Haliadi.

Haliadi menerangkan, banyak potensi yang bisa dioptimalkan dari keberadaan potensi BCB tersebut, salah satunya yakni terkait dengan ilmu kebumian seperti Geologi, Geomorfologi dan geografi. Selain itu ada pula keterkaitan dengan nilai arkeologis, nilai sejarah, nilai biologis terkait keanekaragaman hayati, nilai kepercayaan hingga nilai kebudayaan.

Pembicara lainnya pada seminar yang dihadiri oleh sejumlah kalangan, seperti akademisi, sejarawan, budayawan, mahasiswa, guru, pegat sejarah serta undangan lainnya tersebut, Sosiolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad, Dr. Muh. Nur Ali juga memaparkan, bahwa banyak aspek sosial budaya pada peninggalan prasejarah di Sulteng. Aspek tersebut juga memiliki nilai jual yang dapat berpengaruh positif pada pengembangan potensi pariwisata dan ilmu pengetahuan.

“Salah satunya misalnya nilai budaya Sulteng yang tidak memiliki tradisi tulis, sehingga ke depan perlu untuk dinarasikan. Hal ini penting untuk poin pembangunan karakter, melalui nilai-nilai yang hadir dalam tinggalan prasejarah tersebut, juga aspek sosiologis dari masyarakatnya,” tutur Nur Ali. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital