Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Bangunan di Bantaran Sungai Kelurahan Bantaya Mulai Ditertibkan

PALU EKSPRES, PALU– Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong melakukan penertiban dengan membongkar bangunan warga yang dibangun di bantaran sungai di Kelurahan Bantaya Kecamatan Parigi.

Diketahui sebelum dilakukan penertiban bangunan di wilayah tersebut, Dinas PUPRP telah melakukan pertemuan bersama warga dan pihak terkait dan menyepakati dilakukan penertiban.

Dalam penertiban Dinas PUPRP mengerahkan satu unit alat berat. Alat berat diturunkan guna membantu warga dalam proses pembongkaran sejumlah hunian yang berdiri di atas draenase dan di bantaran sungai.

Proses pembongkaran dilakukan oleh tim aksi bersih-bersih gabungan Dinas PUPRP, Sat Pol PP, sejumlah OPD, dan warga setempat.

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUPRP Parimo, I Wayan Sukadana kepada media ini di kantornya, Jumat 26 Juli 2019 mengatakan, pembongkaran diutamakan terlebih dahulu posisi bangunan di bagian dapur.

“Dan itu sudah mulai kami tertibkan pada hari Selasa kemarin dan sudah membongkar beberapa rumah bersama Sat Pol PP, yang juga dibantu warga setempat,”jelasnya.

Adapun kesepakatan saat rapat warga tidak meminta ganti rugi. Dari 20 rumah yang berdiri di atas bantaran sungai, ada 4 rumah yang permanen.
“Itu kemarin ada 4 bangunan tapi baru 2 rumah yang dibongkar, nah itu yang tadi masih kami carikan solusinya. Rencananya kami mau relokasi mereka ke tempat lain. Jadi kita masih sementara koordinasikan tempatnya,” jelasnya.

Olehnya, pihaknya menurut I Wayan, masih akan melakukan koordinasi bersama Dinas Perumahan dan Permukiman. Karena menurut pemerintah Kelurahan, di Dinas Perumahan tersebut, ada 2 unit bangunan milik BUMN yang tidak digunakan dan bisa menampung 2 Kepala Keluarga (KK).

“Makanya itu yang kita koordinasikan dengan Dinas Perumahan apakah diizinkan untuk kita pinjam pakai itu atau bagamana,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pemilik rumah siap untuk direlokasi asalkan tempat mereka disiapkan air bersih dan listrik.
“Artinya, semua kita carikan solusi jangan sampai kita bongkar kemudian tidak ada solusi,” katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya terus melakukan penertiban setiap hari Selasa dan Jumat untuk melakukan pembersihan dan kerja bakti di lokasi tersebut. (asw)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital