PALU EKSPRES, PARIGI – Keberadaan relawan dalam lembaga tanggap bencana dinilai merupakan salah satu hal yang menjadi kebutuhan penting terkait penanggulangan bencana, utamanya di daerah-daerah rawan bencana.
Dalam melakukan respons kebencanaan, para relawan juga perlu dibekali dengan penguatan-penguatan kapasitas dan pengetahuan, agar proses penanggulangan bencana dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat besar bagi masyarakat terdampak bencana.
Penguatan kapasitas tersebut dilakukan Lembaga Penanggulangan Bencana PW Muhammadiyah Sulteng atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulteng, melalui Lokakarya dan Pelatihan (Loka-Latih) Relawan Muhammadiyah Regional Indonesia Timur (Indtim) I, yang digelar di Desa Pelawa Baru, 25-27 Juli 2019.
“Kita ingin para relawan tidak hanya mengandalkan semangat yang besar dalam penanggulangan bencana, namun juga ada pengetahuan tentang bagaimana sistemnya, mulai dari hal-hal darurat hingga me-manage posko-posko pelayanan,” jelas Ketua MDMC Sulteng, Moh. Misbahuddin, pada penutupan Loka-Latih, Sabtu 27 Juli 2019.
Loka-Latih tersebut diikuti puluhan peserta perwakilan relawan MDMC, Lembaga Lingkungan Hidup dan Pendanggulangan Bencana (LLHPB) Aisyiyah, dan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), dari berbagai wilayah di Regional Indtim I yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Dalam kegiatannya para relawan diberikan penguatan pengetahuan tentang sistem penanggulangan bencana, teknik dasar penyelamatan di laut, serta pengetahuan keagamaan yang berkaitan dengan situasi kedaruratan. Para pelatih (trainer) yang terlibat dihadirkan langsung dari MDMC PP Muhammadiyah.
“Kita juga berikan penguatan pada bidang agama. Contohnya bagaimana teknis-teknis ibadah jika dilakukan dalam keadaan yang darurat,” lanjut Misbahuddin.
Sebelumnya, pada pembukaan kegiatan Loka-Latih tersebut, Kamis 25 Juli 2019, Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Ardi Kadir menyampaikan terima kasih kepada MDMC Sulteng yang telah menghadirkan kegiatan kerelawanan bencana di Parigi.
“Terima kasih telah mempercayakan kepada Parigi Moutong kegiatan berskala regional ini. Apalagi memiliki hubungan dengan penanganan bencana, yang memang akhir-akhir ini menjadi perhatian pemerintah, mulai dari pusat hingga ke daerah. Semoga bisa memberi tambahan wawasan bagi relawan,” kata Ardi. (abr/palu ekspres)





