Sabtu, 5 September 2026
Palu  

Faktor Ekonomi Picuh Pernikahan Dini di Pengungsian

Irmayanti Petalolo. Foto: Dokumentasi

PALU EKSPRES, PALU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Palu mencatat telah terjadi sedikitnya 13 kasus pernikahan dibawah umur yang terjadi di titik pengungsian (shelter) Kota Palu. Berdasarkan laporan data telerama perempuan (TRP), pernikahan dini tersebut umumnya dipicuh faktor ekonomi keluarga.

Kepala DPPA Palu, Irmayanti mengemukakan, himpitan ekonomi keluarga paska bencana, beberapa orang tua anak perempuan memutuskan untuk menikahkan anaknya meski masih terbilang dibawah umur (15tahun).

“Terpaksa mereka lakukan karena beban hidup semakin berat. Menikahkan anak dengan lelaki yang ekonominya mapan, menjadi pilihan untuk mengurangi beban ekonomi itu,”ungkap Irmayanti, Rabu 31 Juli 2019.

Pernikahan dibawah umur ini kata dia sebagaimana laporan TRP terjadi antara lain di titik pengungsian Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan, Kelurahan Balaroa, Palu Barat. Serta di Huntara Kelurahan Pantoloan Ova.

Selain faktor ekonomi, adapula kata dia kasus pernikahan dibawah umur terjadi lantaran penyalahgunaan narkoba sesama anak penyintas.

“Jadi memang masalah di Huntara ini cukup kompleks dan rawan memicu pernihakan dini,”ujarnya.

Irmayanti juga mengaku, diawal awal paska bencana, mencuat beberapa kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Hal itu akibat dari tidak representatifnya titik pengungsian.

Beberapa catatan yang terekam kata dia adalah percobaan pemerkosaan, pengintipan perempuan mandi, penggerayangan (meraba)wanita saat tosur hingga kekerasan terhadap anak cuma karena masalah sepeleh.

“Saat itukan shelter masih gelap, kamar mandi tidak terpisah. Kesulitan air bersih, sehingga beberpa penyintas wanita terpaksa pergi jauh hanya untuk sekedar mandi,”bebernya.

Pihaknya kata sebut Irma pernah mendapat laporan aksi penganiayaan terhadap anak yang sedang bermain bola. Seorang warga memukul anak anak hanya karena bolanya mengenai tenda miliknya.

Adapula laporan kekerasan perempuan yang terjadi hanya karena dipicu kecemburuan suami.

“Masalah masalah demikian umumnya diselesaikan dengan jalan mediasi,”papar Irma.

Untuk mengantisipasi kejadian berulang, pihaknya lanjut Irmayanti berupaya mendorong terbentuknya management shleter (MS) dikalangan para penyintas itu sendiri. Dengan begitu, masalah sosial setidaknya bisa minimalisir.
Melalui MS tersebut fungsi pembagian tugas bisa dijalankan. Contohnya, siapa yang bertugas untuk menyiapkan ketersediaan air bersih untuk kepentingan mandi. Sebab masalah ini dianggap menjadi salah satu pemicu kerawanan pelecehan seksual dengan cara pengintipan wanita mandi.

“Jadi management shelter ini adalah pembagian tugas penyintas.
Misalnya siapa yang mengurusi air bersih, lampu dan masalah keamanan di Huntara,”jelasnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah kelurahan menginisiasi terbentuknya managemen shelter itu. Dengan melibatkan jajaran satuan tugas kebersihan, keindahan,kemanan, ketertiban dan kenyamanan (Satgas K5) dimasing-masing kelurahan.

“Lurah kami harap mendorong hal ini. Kan ada Satgas K5 yang bisa terlibat dalam management shleter itu,”demikian Irmayanti.(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam